Sambut Arahan Prabowo, Menaker Siap Bentuk Satgas PHK
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkap siap membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) yang merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Yassierli, pembentukan satgas PHK kini tengah dalam proses pengerjaan.
"Kita sedang siapkan draft-nya, (sesuai) instruksi Pak Presiden dua hari lalu. Jadi proses saat ini kita sedang menyiapkan draft-nya, kemudian sistemnya, dan kita menunggu beliau (presiden)," kata dia usai menghadiri penandatangan MoU 20 ribu rumah subsidi untuk buruh di Wisma Mandiri, Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Dikatakan oleh Yassierli, pihaknya masih menunggu arahan lanjutan dari Prabowo yang kini tengah melakukan kunjungan kerja ke Timur Tengah. Dia menambahkan pembentukan satgas PHK bakal melibatkan berbagai kementerian/lembaga terkait di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sementara itu akademisi Yassierli juga mengungkap tidak menutup kemungkinan satgas yang bakal dibentuk nantinya untuk bukan hanya mengurus i persoalan PHK. Dia berujar Kemnaker tengah mengkaji satgas tersebut juga akan mengurusi persoalan penyiapan tenaga kerja. Namun hal itu disebut oleh Yassierli masih menunggu arahan lanjut dari Prabowo.
"Kita siapkan beberapa option, apakah hanya PHK? Tapi kita berharap PHK ini terkait dengan yang lain, jadi kita juga melihat tentu tidak hanya PHK, tapi juga bisa menyentuh kepada monitoring misalnya penciptaan lapangan kerja dan seterusnya," sebut dia.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk segera membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK). Keputusan ini untuk merespons usulan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang meminta agar pemerintah bersiap dengan efek berantai kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) ke pekerja.
“Saya tertarik dengan usul Satgas PHK. Cari posko yang bagus kita petakan semua, di mana ada peluang lapangan kerja, di mana ada PHK kita link and match, pemerintah akan bantu,” kata Prabowo di Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia, yang digelar di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Salah satu target lokasi untuk menampung lapangan kerja yaitu di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi seluas 2.000 hektare disiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk dijadikan tambak udang.
Prabowo menegaskan juga akan menginvestasikan anggaran besar-besaran di bidang pertanian. Diperkirakan investasi di sektor itu akan menyerap 8 juta lapangan kerja. Tetapi, dia berharap para pekerja korban PHK dari industri di Pulau Jawa berkenan untuk dipindahkan ke lokasi yang ditetapkan pemerintah.
“Saya kira daerah-daerah sudah banyak yang maju. Merauke bagus jalan-jalannya. Sekarang sudah ada WiFi di mana-mana,” kata dia.

