Soal Tarif Trump, Gobel: Mari Kita Jaga dan Selamatkan Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Anggota Komisi VI DPR, Rachmat Gobel, mengajak semua pihak, khususnya pemerintah untuk menjaga dan menyelamatkan Indonesia dari dampak kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Diketahui, Trump mengenakan tarif baru ke sejumlah negara yang memiliki surplus besar bagi masing-masing negara tersebut yang mengekspor produknya ke AS. Dalam pengumuman pada Rabu (2/4/2025) waktu setempat, produk Indonesia dikenakan tarif hingga 32%.
Baca Juga
Saham Perusahaan Teknologi dan Otomotif di AS Rontok Akibat Tarif Trump
Gobel menyatakan kebijakan tarif Trump pasti memiliki dampak besar bagi ekonomi Indonesia. Neraca perdagangan Indonesia dengan AS disebut Trump memberikan surplus bagi Indonesia, sebesar US$ 18 miliar pada 2024.
“Langkah Trump ini akan memiliki dampak yang besar bagi Indonesia. Hanya ada satu kalimat: mari kita jaga dan kita selamatkan Indonesia dari bahaya di depan mata kita,” kata Gobel dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).
Menurut Gobel, tarif Trump akan memberikan dampak signifikan bagi Indonesia dan dunia. Sebelum ada perang dagang ini pun, katanya, ekonomi Indonesia mengalami deindustrialisasi dengan tutupnya sejumlah pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Ada kemungkinan hal itu akan berlanjut semakin dalam,” katanya.
Baca Juga
Dampak Tarif Trump ke Pasar Modal Dipercaya Kecil, Ini Penopang IHSG Pekan Depan
Dengan demikian, katanya, pengangguran bisa semakin meningkat. Pada sisi lain juga ada kecenderungan nilai rupiah terus melemah terhadap sejumlah mata uang asing.
Untuk itu, Gobel memberikan sejumlah saran. Pertama, berikan kemudahan dan deregulasi perizinan bagi yang akan berinvestasi di Indonesia. Kedua, berikan insentif pajak dan tarif bagi dunia usaha. Ketiga, jaga pintu-pintu masuk Indonesia dari barang selundupan. Keempat, melarang secara permanen impor tekstil dan produk tekstil bermotif kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, maupun sulam. Kelima, melarang secara permanen impor pakaian bekas. Keenam, pemerintah membantu mencarikan pasar ekspor baru. Ketujuh, pemerintah harus melakukan perundingan dengan pemerintah Amerika Serikat untuk menurunkan tarif. Kedelapan, lindungi dan jaga pasar dalam negeri dari serbuan produk impor.
Di sisi lain, kata Gobel, kebijakan Trump tersebut akan membuat semua negara akan berlomba-lomba memberikan insentif bagi eksporternya untuk mencari pasar baru.
“Barang-barang dari China dan Vietnam bisa banjir ke Indonesia. Ini yang harus dicegah. Kita harus melindungi pasar dalam negeri dari serbuan impor, salah satunya melalui penegakan aturan TKDN (tingkat komponen dalam negeri),” katanya.
Gobel juga mengingatkan pemerintah tentang pentingnya menjaga kondisi sosial.
“Perkuat solidaritas sosial dan kepedulian sosial. Mari kita sama-sama menjaga Indonesia. Jadikan momen ini sebagai momen kebangkitan. Tantangan dan ancaman kita ubah menjadi peluang untuk membangun spirit kebersamaan, cinta Tanah Air, dan perilaku bersih dari korupsi dan nepotisme,” katanya.

