Arif Rachmat Gobel: Jejak Kehidupan Almarhum Rachmat Gobel Akan Terus Jadi Teladan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Putra almarhum Rachmat Gobel, Mohammad Arif Rachmat Gobel, mengenang ayahandanya sebagai sosok yang mewariskan nilai-nilai kehidupan yang akan terus hidup di tengah keluarga, dunia usaha, dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara tahlilan malam ketujuh wafatnya Rachmat Gobel di kediaman keluarga di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jakarta Selatan, Kamis (16/07/2026).
Acara doa bersama tersebut dihadiri ratusan pelayat yang terdiri atas keluarga besar, sahabat, tokoh masyarakat, pejabat negara, anggota DPR RI, pimpinan perusahaan, serta para tamu yang mengikuti secara langsung maupun daring dari berbagai daerah. Hadir antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala Otorita Ibukota Nusantara Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, dan para wakil menteri, kepala daerah, anggota DPR, direksi Panasonic Gobel Indonesia, Gobel Group, keluarga besar Gobel, para sahabat, pelaku bisnis, hingga para tokoh diaspora Gorontalo.
Dalam sambutannya, Arif Gobel menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan yang terus mengalir kepada keluarga sejak hari pertama kepergian ayahandanya hingga malam ketujuh tahlilan. Menurutnya, kehadiran para pelayat bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menjadi wujud kasih sayang, penghormatan, dan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Sejak hari pertama kepergian almarhum hingga malam ini, kami keluarga besar merasakan begitu banyak perhatian, kepedulian, dan doa dari berbagai penjuru. Semua itu menjadi kekuatan bagi kami,” ujar Arif.
Ia mengatakan, tujuh hari sejak wafatnya sang ayah merupakan momentum bagi keluarga untuk semakin menyadari bahwa kehidupan manusia sepenuhnya berada dalam ketentuan Allah SWT. Setiap pertemuan akan berakhir dengan perpisahan, setiap kehidupan memiliki akhir, dan setiap amanah yang dititipkan pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
Baca Juga
Meski demikian, menurut Arif, kepergian seseorang tidak pernah benar-benar menghapus jejak yang telah ditinggalkannya. Bagi keluarga, Rachmat Gobel bukan hanya seorang ayah, suami, dan kepala keluarga, tetapi juga figur yang menanamkan nilai-nilai kehidupan yang menjadi pedoman bagi generasi penerus.
“Nilai-nilai kehidupan yang diajarkan dan sudah diberikan contoh oleh Almarhum tertanam dalam hati kami anak-anaknya dan kiranya memberi manfaat kepada kita semua,” ujar Arif.
Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang mengajarkan arti tanggung jawab, keteguhan hati, kerja keras, kejujuran, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Nilai-nilai itulah yang, menurutnya, akan terus dijaga dan dilanjutkan oleh keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Arif juga memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, melimpahkan rahmat dan cahaya-Nya, serta menempatkan Rachmat Gobel di tempat terbaik di sisi-Nya bersama orang-orang yang beriman.
Baca Juga
Atas nama keluarga, ia turut memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan, baik melalui ucapan maupun tindakan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para tamu yang tidak dapat memasuki ruang utama acara karena keterbatasan kapasitas tempat.
“Kami memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan maupun kekhilafan,” katanya.
Menutup sambutannya, Arif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, bantuan, dan dukungan kepada keluarga besar Gobel. Ia berharap setiap doa, bacaan tahlil, dan ayat suci Al-Qur’an yang dipanjatkan pada malam itu menjadi cahaya, rahmat, dan keberkahan bagi almarhum.
Acara tahlilan malam ketujuh berlangsung khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan doa bersama mengiringi penghormatan terakhir kepada Rachmat Gobel, tokoh industri nasional yang selama hidupnya dikenal atas dedikasinya dalam membangun industri elektronik Indonesia, memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Jepang, serta kiprahnya dalam dunia usaha dan pengabdian kepada masyarakat.
