H+1 Lebaran, Jasa Marga Catat 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 2.167.702 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) periode H-10 (21 Maret 2025) hingga H+1 (1 April 2025) libur Lebaran.
Diketahui, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 28,1% jika dibandingkan dengan lalin normal yakni 1.692.140 kendaraan, atau naik 0,6% dari lalin Lebaran 2024 yang sejumlah 2.154.173 kendaraan,” kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangan pers yang diterima pada Rabu (26/3/2025).
Untuk distribusi lalu lintas, lanjut Lisye, meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yakni mayoritas sebanyak 1.208.651 kendaraan (55,8%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 537.347 kendaraan (24,8%) menuju arah Barat (Merak), dan 421.704 kendaraan (19,4%) menuju arah Selatan (Puncak).
Baca Juga
Jasa Marga Sebut Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan pada Senin Malam
Mudik Ke Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
Untuk lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sebanyak 791.265 kendaraan, meningkat sebesar 140,8% dari lalin normal.
Sedangkan, lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 471.386 kendaraan, naik sebesar 9,1% dari lalin normal.
“Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 1.208.651 kendaraan, meningkat sebesar 69,9% dari lalin normal,” sebut Lisye.
Baca Juga
Jasa Marga: Puncak Arus Balik Lebaran Diperkirakan Terjadi di 5 - 6 April
Mudik Ke Arah Barat (Merak)
Dikatakan Lisye, arus lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 537.347 kendaraan, lebih rendah 6,3% dari lalin normal.
Mudik Ke Arah Selatan (Puncak)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 421.704 kendaraan, naik sebesar 3,5% dari lalin normal.
Lisye juga menyampaikan, diskon tarif 20% akan diterapkan pada arus balik Lebaran, yang dimulai pada 3 – 5 April 2025 serta 8 – 10 April 2025.
“Sedangkan besaran potongan tarif tol 20% yang diterapkan hanya pada ruas tol Jasa Marga Group berlaku pada Kamis (3/4/2025) pukul 07.00 WIB sampai dengan Sabtu (5/4/2025) pukul 07.00 WIB untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju Cikampek Utama dan Selasa (8/4/2025) pukul 07.00 WIB sampai dengan Kamis (10/4/2025) pukul 07.00 WIB untuk perjalanan menerus dari GT Sinaksak/Kisaran menuju GT Tanjungpura/Pangkalan Brandan,” jelas dia.
Lisye turut mengimbau para pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu puncak mudik serta menghindari perjalanan di waktu favorit seperti pada pagi hari dan malam hari untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Jasa Marga turut mengimbau kepada pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan mudik dan balik melalui pada periode Nataru 2024/2025 untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memenuhi persyaratan perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik (e-toll),” ujar Lisye.
Pengguna jalan tol dapat memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV secara real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas juga bisa didapatkan melalui One Call Center Jasa Marga di nomor 14080, X (dulunya Twitter) @PTJASAMARGA, aplikasi Travoy dan media sosial resmi Jasa Marga lainnya.

