Pesaing Starlink Lakukan Penjajakan dengan Kemkomdigi, Bahas Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Proyek satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) milik Amazon, yakni Amazon Kuiper tengah melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia.
Nantinya kolaborasi ini bertujuan memperluas konektivitas digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta mendukung transformasi digital nasional.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa teknologi satelit berperan penting dalam mengatasi kesenjangan digital, terutama di daerah terpencil.
“Kami menyambut baik komitmen Amazon Kuiper dalam mendukung perluasan konektivitas digital di Indonesia. Kami terbuka terhadap investasi serta teknologi baru apa pun yang dapat membantu mencapai konektivitas yang lebih luas di seluruh negeri,” ujar Meutya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/3/2024).
Baca Juga
Amazon Kuiper saat ini tengah mengajukan izin operasional di Indonesia, termasuk lisensi telekomunikasi dan hak peminjaman satelit, sesuai regulasi terbaru yang memungkinkan perusahaan asing beroperasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Kami memahami bahwa konektivitas masih menjadi tantangan di banyak daerah terpencil. Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan pemerintah dan mitra lokal untuk menyediakan akses internet yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” kata Global Head of Licensing and International Regulatory Affairs Amazon Project Kuiper, Gonzalo de Dios.
Meutya menambahkan, kehadiran teknologi satelit dapat memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan layanan e-government, e-health, dan e-education.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara, terlepas dari lokasinya, memiliki akses yang sama terhadap teknologi digital. Dengan dukungan investasi dan inovasi dari sektor swasta, kita bisa mempercepat transformasi digital dan menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat,” tegasnya.
Kemkomdigi akan terus memfasilitasi proses perizinan dan diskusi teknis guna memastikan kelancaran proyek ini. Dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, jutaan masyarakat di wilayah 3T diharapkan segera menikmati akses internet yang lebih baik, membuka peluang ekonomi digital, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. (C-13)

