Timnas AMIN Klaim Temukan Pola Penambahan 100 Suara di Tiap TPS
JAKARTA, investortrust.id - Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menemukan indikasi kecurangan dalam perhitungan suara pemilihan presiden 2024. Indikasi itu berupa pola penggelembungan sebanyak 100 suara di setiap Tempat Pemilihan Suara (TPS).
Hal itu diungkapkan Dewan Pakar Timnas AMIN, Bambang Widjojanto dalam konferensi pers di Rumah Koalisi Perubahan, Jl Brawijaya X No 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).
"Sekarang ada pola lain, karena ini sudah ketahuan loncatannya 600, 700, 800 (per TPS), kira-kira di angka itu. Sekarang ini kami menduga penambahannya itu dilakukan 100-100 (suara) setiap TPS. Ada pola itu, ini liciknya luar biasa," ujar Bambang.
Adapun terkait dugaan tersebut, Bambang menyebut hal itu didapatkan pihaknya setelah melakukan audit forensik terhadap form C1-PPWP yang masuk ke Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).
Baca Juga
Pilpres Usai, Pelaku Pasar Harap Sosok Ini Masuk Kabinet Ekonomi Prabowo - Gibran
Lebih lanjut, Bambang membeberkan, pola seperti ini sebagai bukti adanya dugaan rekayasa pada sistem pengumpulan penghitungan suara. Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini pun mengaku, pihaknya mampu membuktikan hal tersebut.
"Hari ini, dengan tim IT forensik kami, kita bisa membuktikan bahwa rekayasa sistem itu terjadi," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Bambang juga menduga ada upaya pengaturan atau setting algoritma sistem dalam server KPU untuk memenangkan salah satu pasangan calon (paslon).
Menurut Bambang, ada setting untuk memenangkan salah satu paslon agar perolehan suaranya berada di atas 50% secara otomatis. "Jadi, ada yang sudah di-setting, algoritma sistem di-setting untuk memenangkan paslon tertentu yang secara otomatisasi di atas 50%," imbuhnya.
Baca Juga
Pasar Saham Masih Sambut Positif Hasil Quick Count Pilpres 2024
