DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan SNBP
JAKARTA, Investortrust.id -- Pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 menjadi sorotan. Salah satunya karena banyaknya sekolah yang belum menginput pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Hal ini membuat para murid berprestasi terancam gagal mengikut SNBP.
Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SNBP agar berbagai masalah yang muncul di tahun ini tidak terulang kembali.
"Belajar dari pengalaman tahun ini, Kementerian perlu lebih awal berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk memastikan pelaksanaan SNBP berjalan lebih tertib," kata Hetifah dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin (10/2/2025).
Hetifah mengungkapkan, salah satu hal utama yang harus dibenahi adalah ketertiban sekolah dalam mengisi data dasar sebagai sumber PDSS. Menurutnya, hal tersebur menjadi catatan penting yang harus disosialisasikan ke sekolah-sekolah dan dinas-dinas.
Dikatakan, pengisian data tidak bisa dilakukan secara terburu-buru menjelang tenggat waktu. Oleh karena itu, perlu ada mekanisme pendampingan yang lebih ketat, termasuk pengecekan berkala (check-in) dan pelatihan (coaching) mingguan secara daring bagi operator sekolah dan dinas pendidikan.
"Dengan pendampingan rutin sejak awal, kita bisa memastikan data yang masuk lebih valid dan tidak ada masalah mendekati batas waktu pendaftaran," ucapnya.
Hetifah menegaskan, Komisi X DPR RI siap mengawal perbaikan sistem SNBP. Menurutnya perbaikan perlu didukung agar terciptanya seleksi masuk perguruan tinggi yang lebih transparan dan adil.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga menyoroti soal adanya protes terkait pendaftaran SNBP. Protes tersebut disampaikan lantaran sejumlah siswa terancam tidak bisa melakukan pendaftaran. Dasco mengatakan DPR akan komisi X akan memanggil kementerian terkait untuk membahas persoalan tersebut.
"Kita minta Komisi X akan membahas dengan kementerian terkait," kata Dasco. (C-14)

