Ombudsman Belum Terima Laporan Masyarakat soal MBG
JAKARTA, Investortrust.id - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Mokhammad Najih, mengungkapkan pihaknya belum menerima laporan masyarakat terkait sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurut Najih, hal itu disebabkan lantaran program tersebut baru berjalan pada Januari 2025 ini.
"Belum (laporan masyarakat), ini belum karena kita lihat ini kan program ini masih belum berjalan seperti harapannya kan," kata Najih di Kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Namun diakui Ombudsman menerima laporan masyarakat terkait peristiwa siswa keracunan yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah. Kasus tersebut menurutnya masih ditangani pemerintah setempat.
"Karena peristiwa itu mungkin juga force majeur ya atau keadaan yang tidak disengaja barangkali ya mungkin, meskipun di situ ada juga aspek-aspek yang potensi ada kelalaian pihak pengolah bahan ini, mungkin masaknya kurang matang atau bagaimana. Kami belum mengetahui secara detailnya," ungkapnya.
Selain itu, Najih mengatakan saat ini pihaknya tengah memberikan beberapa saran kepada penanggung jawab di daerah terkait dengan penyelenggaraan makanan gratis. Termasuk terkait alur penggunaan anggaran penyelenggaraan program tersebut.
"Apakah sepenuhnya APBN, atau juga menggunakan APBD, karena kita dengar juga di daerah kan diminta refocusing untuk beberapa persen APBD nya ke dukungan untuk makan siang gratis. Jadi memang ini masih proses, karena beberapa daerah kan sifatnya masih uji coba," ungkapnya.
Ia memastikan, Ombudsman akan memberikan pendampingan agar penyelenggaraan program tersebut berjalan dengan baik. (C-14)

