Kementerian ATR/BPN Genjot Target 126 Juta Pendaftaran Tanah (PTSL) Hingga Akhir 2025, Cek
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggenjot pendaftaran 126 juta e-sertifikat bidang tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga akhir tahun 2025.
“Target kita 126 juta (PTSL) rampung semuanya. Setahunlah, akhir tahun (2025),” kata Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi saat ditemui di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2025).
Ia menambahkan, pemerintah akan menerapkan e-sertifikat di seluruh Indonesia sesuai dengan rencana peta jalan yakni di tahun 2026.
“Kita baru mulai Juni (2024) kemarin, sekarang ini kan baru delapan bulan itu sudah alih media hampir 25%, berarti sekitar setahun ke depan sudah di atas 50%. Itu sudah termasuk cepat, road map kita itu fully digital 100% di 2026,” ujar Asnaedi.
Baca Juga
Sebagai informasi, Kementerian ATR/BPN telah berhasil mendaftarkan sebanyak 59,5% bidang tanah di Indonesia atau setara dengan 74,9 juta bidang tanah melalui program PTSL sejak 2017. Sementara itu, pada tahun 2024 Kementerian ATR/BPN mampu mendaftarkan sebanyak 9,1 juta bidang tanah.
“Tahun 2024, bidang tanah yang terdaftar mencapai 9.171.555, sementara yang telah disertifikasi mencapai 3.605.520 bidang,” papar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid beberapa waktu lalu.
Capaian tersebut menggenapkan keberhasilan Kementerian ATR/BPN dalam mendaftarkan bidang tanah, di mana dari target awal 120 juta bidang tanah didaftarkan di 2024. “Secara nasional, pencapaian pendaftaran tanah sudah mencapai 95,9% dari target 126 juta bidang tanah. Artinya, masih ada sekitar 5,1 juta bidang tanah yang belum terdaftar dan menjadi target tahun depan,” ungkap Menteri Nusron.

