Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa Saya untuk Bela Demokrasi, Hukum, dan HAM
JAKARTA, investortrust.id - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menekankan dirinya sejak muda telah mengangkat sumpah untuk membela Pancasila dan UUD 1945. Dalam UUD 1945 yang mengamanatkan negara berdasarkan hukum dan kedaulatan rakyat. Bahkan, Prabowo mempertaruhkan nyawa untuk membela demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia (HAM).
"Itu lah perjuangan saya selama ini dan saya pertaruhkan nyawa saya, jiwa saya untuk membela demokrasi, hukum dan HAM," kata Prabowo saat menyampaikan visi misi dalam debat capres di kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga
Bela Prabowo soal Isu Pelanggaran HAM, Andre Rosiade: Kaset Rusak 5 Tahunan
Prabowo menyatakan, dirinya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka menempatkan pelayanan pemerintah, pemberantasan korupsi, dan perlindungan terhadap semua kelompok masyarakat sebagai sesuatu yang sangat penting. Hal itu tercermin dari visi-misi yang disampaikan Prabowo-Gibran kepada KPU.
"Karena itu dalam visi misi kita hal-hal ini ditaruh paling atas," katanya.
Prabowo mengakui saat ini pemerintah masih banyak kekurangan. Namun, Prabowo mengaku bersyukur karena Indonesia masih aman, damai, dan terkendali di tengah kondisi geopolitik yang tidak pasti dan terjadi peperangan di sejumlah negar.
"Harga-harga masih terkendali ekonkmi untuk rakyat kita masih amankareja apa karena kepemimpinan, karena manajemen negara yang berhasil," katanya.
Baca Juga
Budiman Sebut Prabowo Bakal Lanjutkan Penyelesaian Pelanggaran HAM Secara Nonyudisial
Untuk itu, Prabowo berjanji dirinya bersama Gibran akan memperbaiki hal yang harus diperbaiki. Prabowo berjanji akan menegakkan yang perlu ditegakan.
"Dan kita bertekad memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Menberantas korupsi sampai ke akar-akarnya," tegasnya.

