Kunjungi Pabrik Tas di Wonogiri, Gibran Dukung Industri Manufaktur Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi CV Trackerindo Anugerah Sejahtera di Niru Wetan, Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (27/12/2024). CV Trackerindo Anugerah Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tas.
Berdiri sejak 2022, perusahaan ini telah memproduksi ribuan tas dengan berbagai merek, seperti Rei, Tracker, Seasons, dan Cartenz.
Baca Juga
Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, Gibran Tinjau Bendungan Jlantah Karanganyar
Dalam peninjauan ini, Gibran memantau langsung proses produksi di pabrik dan berdialog dengan pihak manajemen serta para pekerja. Turut mendampingi juga Wakil Bupati Wonogiri sekaligus Bupati Terpilih, Setyo Sukarno, serta penanggung jawab pabrik, Yatno yang memberikan penjelasan mengenai operasional perusahaan.
Gibran menegaskan pentingnya inovasi dan efisiensi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global. Ia berharap CV Trackerindo Anugerah Sejahtera dapat terus memperkuat kualitas produk, memperluas pasar, serta memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah produk.
Di perusahaan yang memiliki karyawan sebanyak 470 orang ini, Gibran mengingatkan agar kesejahteraan pekerja termasuk dalam prioritas utama perusahaan. Menurutnya, kesejahteraan tenaga kerja tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menciptakan loyalitas yang kuat, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi keberlanjutan bisnis perusahaan.
Baca Juga
Kunjungan ini dilakukan Gibran untuk menjalankan komitmen Presiden Prabowo Subianto mendorong pertumbuhan sektor manufaktur di tanah air sebagai upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini ditegaskan Prabowo saat menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/12/2024) lalu.
Melalui kunjungan ini, Wapres menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor manufaktur. Dengan langkah bersama ini, industri lokal diharapkan mampu bersaing di pasar internasional sekaligus memenuhi kebutuhan domestik.

