Ini yang Perlu Dilakukan Pemerintah agar Anak Muda Mau Pindah ke IKN
JAKARTA, investortrust.id - Pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke IKN di Kalimantan Timur masih terus menjadi pembicaraan di masyarakat. Salah satu yang menarik untuk dibahas yakni bagaimana mengajak masyarakat, terutama dari kalangan muda untuk pindah ke IKN sebagai upaya pemerataan penduduk.
Pendiri Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono menjelaskan pemerintah perlu memikirkan cara untuk mengajak kalangan muda untuk pindah ke IKN. Tujuannya untuk menggerakkan perekonomian.
"Berbeda dengan pegawai pemerintahan yang dipaksa untuk pindah ke sana. Bagi orang biasa, IKN harus memiliki pemanis untuk pergi ke sana. Ini saya katakan dalam sudut pandang komersial," ucap Darmono dalam Indonesia Economic Forum di The Habibie & Ainun Library, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2023).
Dia menjelaskan perpindahan penduduk tak lepas dari faktor pendorong dan penarik. Menurutnya, Jakarta dan Pulau Jawa sebagai ibu kota saat ini sudah sangat padat. Hal itu membuat peluang anak muda untuk mendapatkan pekerjaan semakin sulit.
Baca Juga
Hunian ASN di IKN Sebanyak 12 Tower Bisa Dihuni Agustus 2024
Darmono mengatakan faktor pertama yang perlu diperhatikan sebagai penarik yakni hunian. Untuk kalangan menengah ke bawah, pemerintah hendak menyiapkan public housing dengan sistem sewa seperti yang diterapkan di Singapura.
"Pemerintah akan membangun perumahan yang akan jauh lebih baik dari perumahan umum dan itu harus benar. Ini memberikan mereka tempat untuk tidak membeli tapi menyewa maksimal seperti Singapura yang 99 tahun," ujarnya.
Baru setelah itu 100.000 anak muda yang produktif bisa dipindahkan untuk menggerakkan perekonomian. Selanjutnya, potensi tenaga produktif ini ditawarkan kepada manufaktur untuk membuka usahanya di IKN atau sekitarnya.
Baca Juga
Anies Sebut IKN Timbulkan Ketimpangan Baru, Jokowi: Justru Kebalikannya
"Kami tidak berbicara tentang teknologi dan kami berbicara tentang tenaga kerja murah. Ini bagus jika saya pemilik perusahaan manufaktur," tuturnya.
Setelah itu, Darmono menegaskan sektor-sektor usaha lainnya bakal datang sehingga perekonomian di IKN bergerak dengan komponen utamanya anak muda.
"Jadi yang umum sekarang dimulai dengan membangun infrastruktur desa terlebih dahulu. Ini adalah show case yang biasa dilakukan sektor swasta," ujarnya. (CR-14)
