Otto Yakin Kesaksian 4 Menteri Jadi Berkah Terselubung Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Otto Hasibuan meyakini kehadiran empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) bakal menjadi berkah terselubung atau blessing in disguise bagi kubu Prabowo-Gibran.
Menurut Otto, keterangan empat menteri Kabinet Indonesia Maju itu akan menjelaskan kepada publik mengenai bansos yang selama ini dipersoalkan kubu pemohon, yakni capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Otto yakin, keterangan keempat menteri bisa memperkuat kedudukan Prabowo dan Gibran.
“Istilahnya ini blessing in disguise buat kita sebenarnya dengan dihadirkannya nanti para menteri ini. Saya punya keyakinan itu akan bisa menjelaskan persoalan dan semua masyarakat Indonesia akan melihat bahwa bansos itu tidak ada kaitannya dengan perolehan jumlah suara yang diperoleh Prabowo-Gibran,” kata Otto ditemui usai sidang di Gedung MK RI, Jakarta, Senin.
Baca Juga
Jumat, MK Panggil 4 Menteri untuk Hadiri Sidang Sengketa Pilpres 2024
Untuk itu, Otto berharap, keempat menteri tersebut bisa memenuhi panggilan MK. Keempat menteri, yakni Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dijadwalkan hadir dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK, Jumat (5/4/2024) mendatang.
“Karena kalau mereka dipanggil, menurut kami, kami tidak lagi terlalu repot untuk membuktikan bahwa semua yang terkait itu tidak masalah,” ucap Otto.
Ketika ditanya mengenai latar belakang Mensos Risma yang merupakan kader PDIP dan berseberangan dengan kubu Prabowo-Gibran, Otto mengaku mencoba berprasangka baik.
“Kan dia harus berkata jujur kan. Dia kan disumpah dong. Saya harus berpikir positif. Biar pun Ibu Risma itu adalah orang PDIP, saya harus berpikir positif, agar Ibu Risma menceritakan yang sebenarnya,” tuturnya.
Ditekankan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun pemerintah melaksanakan penyaluran bansos sesuai peraturan. Selain itu, Otto meyakini pemberian bansos telah disetujui oleh DPR dan fraksi-fraksi.
Keterangan itulah yang akan disampaikan empat menteri Jokowi tersebut nantinya jika hadir memenuhi panggilan MK.
“Enggak ada yang menurut saya itu harus disembunyikan. Mana boleh menyembunyikan sesuatu dalam kasus yang seperti ini? Kan terbuka semua,” tuturnya.
Baca Juga
Airlangga Tunggu Surat Panggilan Jadi Saksi Sidang Sengketa Pilpres di MK
Diberitakan, Ketua MK Suhartoyo mengatakan hakim konstitusi memutuskan untuk menjadwalkan pemanggilan terhadap Muhadjir, Sri Mulyani, Risma, dan Airlangga pada sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 pada Jumat (5/4/2024).
Selain keempat menteri tersebut, MK juga menjadwalkan pemanggilan untuk Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Suhartoyo menegaskan, pemanggilan lima pihak yang dikategorikan penting untuk didengarkan oleh MK ini bukan bentuk akomodasi permohonan dari kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Karena sebagaimana diskusi universalnya kan badan peradilan yang menyelenggarakan persidangan yang sifatnya interpartes itu kemudian nuansanya menjadi keberpihakan kalau mengakomodir pembuktian-pembuktian yang diminta oleh salah satu pihak,” kata Suhartoyo.

