IKN Diproyeksi Seperti Washington DC, Jakarta Selevel New York
JAKARTA, Investortrust.id - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan, Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan untuk menjadi seperti Washington DC di Amerika Serikat. Sementara Jakarta diharapkan menjadi seperti New York.
Bambang Brodjonegoro menilai, meski IKN akan diplot sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia, namun Jakarta tetap menjadi kota yang paling penting secara ekonomi di negara ini. Sebab yang dipindahkan hanya sektor pemerintahan, sementara sektor-sektor lain masih berpusat di Jakarta.
Baca Juga
Sempat Tolak Ide Jokowi, Bambang Brodjonegoro Buka-bukaan soal Pembangunan IKN
“IKN itu akan menjadi seperti Washington DC, yaitu ibu kota. Sedangkan Jakarta kita harapkan akan jadi selevel New York, yaitu kota pusat bisnis, keuangan, perdagangan yang nanti akan berkontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Bambang Brodjonegoro di Media Center Indonesia Maju, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2023).
Bambang Brodjonegoro memaparkan 25% ekonomi Indonesia ada di Jabodetabek, dan 58% PDB Indonesia ada di Pulau Jawa. Inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan pemerintah membangun pusat pertumbuhan baru di luar Jawa.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Bambang menyebut hanya sektor pariwisata yang besarnya bukan di Jakarta. Sementara sektor ekonomi, pemerintahan, dan yang lainnya berkutat di Jakarta.
Baca Juga
Respons Heru Budi, Bos Otorita Tegaskan IKN Bukan Tempat Buangan ASN Malas
“Tapi ingat Indonesia tidak hanya Jawa, Indonesia tidak hanya Jakarta. Kita ingin juga saudara-saudara kita yang ada di luar Jawa, dan terutama dalam hal ini Kalimantan bisa merasakan gerak dari pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut Bambang Brodjonegoro menerangkan, saat ini Indonesia sebetulnya bukan lagi negara rural (pedesaan). Indonesia sudah bisa dianggap sebagai negara urban (perkotaan). Pasalnya, 57% penduduk Indonesia tinggal di perkotaan.
“Jadi artinya kita memang harus terus mengembangkan strategi pengembangan perkotaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dan kita harapkan ibu kota ini bisa menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru,” tandas Bambang Brodjonegoro. (CR-8)

