Komut Pertamina: Karya Jurnalistik Media jadi Bahan Evaluasi Pertamina untuk Terus Berguna
BALI, Investortrust.id – Komisaris Utama PT Pertamina Persero Mochamad Iriawan menyampaikan pentingnya keberadaan media massa profesional dalam memberikan informasi-informasi terkait kinerja Pertamina, yang menurutnya bisa menjadi evaluasi bagi manajemen untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya.
Media massa telah menghasilkan karya jusrnalistik yang bermutu dan berguna. Sekaligus ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk tetap terus berguna dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule ini di ajang “Malam Anugerah Jurnalistik Pertamina & Pemred Gathering” yang diselenggarakan The Meru Sanur, Bali, Jumat (13/12/2024).
Disampaikan Iwan, pentingnya masukan dari media massa yang terverifikasi lewat sejumlah karya-karya jurnalistiknya, harus terus didukung lewat ajang kompetisi seperti Anugerah Jurnalistik Pertamina.
“Kalau komut dan direksi kan bisa diganti. Tapi acara seperti ini harus jalan terus. Ini pesan Komut ya,” ujar Iwan, seraya menyampaikan bahwa karya-karya jurnalistik yang diikutsertakan dalam ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024, memberikan kontibusi positif kepada Pertamina. “Kami senang apabila kami mendapatkan masukan untuk perbaikan, apabila masih ada yang kurang di Pertamina. Kami terbuka, untuk menjadi lebih baik, dan menjadi Pertamina yang mendunia,” imbuhnya.
Baca Juga
HUT ke-67, Pertamina Berikan Santunan kepada 35 Ribu Lebih Anak Yatim
Dalam kesempatan yang sama, VP Corporate Communication PT Pertamina (persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, Anugerah Jurnalistik Pertamina ini merupakan komitmen dari Pertamina kepada seluruh insan media di seluruh Tanah Air yang sudah bekerja sama dengan Pertamina.
“Kerja sama ini mencakup upaya edukasi, informasi positif terkait dengan energi dan Pertamina kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Fadjar.
Fadjar juga menyampaikan, bahwa peserta AJP tahun 2024 mengalami peningkatan, dengan jumlah karya yang masuk sebanyak 2.667 karya. Pada tahun sebelumnya, jumlah karya yang masuk mencapai 2.559 karya.
Sementara itu kategori yang diperlombakan juga bertambah dari sebelumnya 6 kategori, pada tahun ini ditambah menjadi 8 kategori yang dibagi menjadi 2 pilar, yaitu pilar bisnis dan juga pilar non-bisnis.
“Seluruh karya AJP 2024 telah melalui proses seleksi dan penilaian secara objektif dan berjenjang mulai dari teritori hingga tingkat nasional. Proses penjurian juga melepaskan 21 juri teritori dan 9 juri nasional dari beragam profesi dari disiplin keilmuan mulai dari akademisi, pengamat, praktisi, komunikasi, maupun , jurnalis senior,” ujar Fadjar.

