Mendukbangga Luncurkan Program Genting, Bidik Cegah 1 Juta Anak dari Stunting
KARAWANG, investortrust.id - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Wihaji meluncurkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Danau Cipule, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (5/12/2024). Program ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan stunting yang menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Wihaji, program Genting merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan stunting oleh pemerintah, sesuai mandat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021. Beleid tersebut memberikan mandat kepada BKKBN sebagai leading sector dalam implementasi program tersebut. Adapun melalui Genting, Kemendukbangga/BKKBN ingin memberikan intervensi tepat sasaran bagi keluarga berisiko stunting.
"Kita ini sebagai negara yang besar, maka perlu disiapkan sumber daya manusia yang hebat, sumber daya manusia yang kuat dan sumber daya manusia yang berdaya saing," kata Wihaji saat memberikan arahan dalam peluncuran program Genting.
Dia mengungkap program Genting membidik 1 juta anak asuh yang masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting. Wihaji mengatakan 1 juta anak asuh ini akan diupayakan terealisasi dalam satu periode pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Prabowo. Nantinya 1 juta anak ini akan diasuh oleh orang tua asuh dalam menghadapi 1.000 hari pertama setelah kelahiran.
"Data per detik ini sudah ada 11.207 anak asuk yang akan didampingi 4.920 orang tua asuh. Siapa saja orangtua asuhnya? Ada BUMN, BUMD, komunitas/NGO, ada media, pemerintah, ada perguruan tinggi, akademisi, ada perorangan," ungkap Wihaji.
Baca Juga
Integrasi Makan Bergizi Gratis dengan Program Kementerian dan Daerah Solusi Tekan Stunting
Mantan Bupati Batang itu menjelaskan melalui program Genting diharapkan agar balita berisiko stunting mendapatkan bantuan untuk peningkatan gizi dan kesehatan. Diharapkan juga agar keluarga yang memiliki balita berisiko stunting mendapatkan edukasi dan bantuan lainnya untuk pemberdayaan keluarga. Adapun bantuan yang diberikan antara lain berupa nutrisi, non nutrisi, air bersih hingga edukasi kepada ibu hamil.
"Peluncuran Genting ini merupakan upaya, karena masih tingginya angka stunting di Indonesia yaitu sekitar 21,5% pada tahun 2023, dan hanya menurun sekitar 0,1% dibanding dengan tahun sebelumnya," ujar Wihaji, dalam wawancara bersama awak media usai acara, Kamis (5/12/2024).
Sebagai informasi acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemendukbangga/BKKBN dengan UNFPA dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. UNFPA dikenal sebagai badan PBB untuk kesehatan seksual dan reproduksi serta hak asasi manusia.

