IPM Papua Pegunungan Terendah, tapi Tumbuh Paling Tinggi
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 di 38 provinsi seluruh Indonesia. Provinsi Papua Pegunungan mencatatkan IPM terendah 54,53. Tetapi IPM di provinsi ini tumbuh paling tinggi secara nasional.
“Kalau kita lihat, memang Provinsi Papua Pegunungan berada pada posisi yang terendah,” kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Amalia menjelaskan, IPM di Papua Pegunungan minim akibat rendahnya beberapa komponen, seperti rata-rata lama sekolah penduduk 25 tahun ke atas yang hanya 4,21 tahun.
Baca Juga
Pemerintah Berencana Bangun 2 Rusun di Papua Pegunungan, Anggarannya Rp 22 Miliar
“Artinya, kalau 4,21 tahun itu sampai tidak lulus SD, mungkin hanya sampai kelas 4 SD,” ucap dia.
Selain rata-rata lama sekolah, menurut Amalia, indikator lain yang menjadi penghitungan yaitu pengeluaran riil per kapita per tahun yang masih rendah.
Pengeluaran riil per kapita per tahun di Papua Pegunungan tercatat Rp 5,71 juta per tahun. “Angka harapan hidup juga relatif rendah,” ujar dia.
Meski menjadi provinsi dengan IPM terendah di Indonesia pada 2024, Papua Pegunungan menunjukkan pertumbuhan IPM tertinggi dibanding provinsi lainnya.
“Yang menyebabkan IPM tumbuh tinggi di Papua Pegunungan adalah meningkatnya indikator pengeluaran riil per kapita per tahun yang tumbuh 6,14%, kemudian indikator rata-rata lama sekolah yang tumbuh 4,99%” tutur dia.
Amalia Adininggar menambahkan, pertumbuhan IPM per provinsi terendah terjadi di Bangka Belitung sebesar 0,62%.
Baca Juga
Selain itu, Amalia juga melihat peningkatan yang sangat baik di Provinsi Papua Pegunungan, yaitu usia harapan hidup.
“Usia harapan hidup di Papua Pegunungan juga meningkat dari 67,27 pada 2023 menjadi 67,39 pada 2024,” papar dia.
Sementara itu, BPS mencatat IPM tertinggi adalah Jakarta sebesar 84,15. Adapun provinsi dengan status IPM meningkat dari sedang menjadi tinggi yaitu Sulawesi Barat. Sedangkan yang meningkat dari rendah menjadi sedang adalah Papua Tengah.

