Menko AHY Imbau Penguasaha Angkutan Jaga Keselamatan Berkendara
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau perusahaan dan pengendara truk untuk mematuhi larangan over dimension over load (ODOL) guna menjaga aspek keselamatan berkendara.
''Kita akan menyampaikan secara khusus dan menekankan semua pelaku dunia usaha untuk memperhatikan aspek keselamatan,'' tegas AHY saat ditemui di Monas, Jakarta, Kamis (14/11/2024).
Baca Juga
19 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Cipularang, Satu Orang Meninggal
AHY menambahkan, meskipun Indonesia sedang mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 8%, aspek keselamatan berkendara tetap paling utama. ''Kita tahu, kita ingin mengejar efisiensi untuk capai pertumbuhan ekonomi, tetapi itu semua (berkendara tidak sesuai aturan) tidak boleh dilakukan. Kita juga tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan, termasuk driver dan masyarakat pengguna jalan yang lain. Ini tidak boleh dibiarkan,'' tekannya sekali lagi.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menggelar rapat akbar bersama seluruh asosiasi pengusaha angkutan barang hingga Dinas Perhubungan di seluruh wilayah Indonesia guna menindaklanjuti kecelakaan maut yang terjadi di KM 92 Tol Cipularang.
Baca Juga
“Kita akan segera mengumpulkan seluruh Asosiasi Pengusaha Angkutan Barang beserta seluruh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menindaklanjuti kejadian ini dan sebagai langkah mitigasi terjadinya kejadian berulang,” kata Dirjen Risyapudin dalam keterangan pers yang diterima investortrust.id, dikutip Rabu (13/11/2024).
Di samping itu, dia menuturkan akan melakukan sidak terhadap fasilitas Uji Berkala Kendaraan Bermotor yang ada di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor di wilayah Jabodetabek.
“Kami akan bersama - sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan di beberapa lokasi akan lebih gencar melakukan inspeksi keselamatan pada truk angkutan barang,” imbuh Risyapudin.

