Arif Havas Oegroseno, Dubes RI untuk Jerman Jadi Wamenlu Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Arif Havas Oegroseno sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) si Kabinet Merah Putih.
“Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Luar Negeri,” ucap Prabowo saat mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Minggu (20/10/2024) malam.
Penunjukkan Havas boleh dikatakan cukup mengejutkan. Sebab, dia tidak tampak saat Prabowo memanggil calon menteri dan wakil menterinya ke kediamannya di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan pekan lalu.
Havas juga tidak menampakkan dirinya saat pembekalan calon menteri dan wakil menteri pemerintahan Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor. Dia juga tidak tampak di Istana Negara ketika Prabowo mengumumkan namanya sebagai Wamenlu lantaran masih dalam perjalanan.
Baca Juga
Mengenal Dudy Purwagandhi, Bekas Anak Buah Haji Isam yang Kini Jadi Menhub
Arif Havas Oegroseno lahir di Semarang pada 12 Maret 1963. Dia merupakan diplomat karier Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sejak 1986 ketika masih bernama Departemen Luar Negeri (Deplu).
Pada saat itu, rombongan Deplu datang ke Universitas Diponegoro (Undip), Semarang untuk melakukan rekrutmen. Havas yang lulus dari Fakultas Hukum Undip pada tahun yang sama kemudian mendaftar dan lolos seleksi.
Karier Havas sebagai diplomat terus menanjak hingga akhirnya menjabat sebagai Direktur Perjanjian Politik Keamanan Wilayah (Polkamwil) Deplu pada 2003-2007. Kemudian pada 2007 dia ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional di Kemlu dan bertugas hingga 2010.
Havas juga menjabat sebagai Ketua Delegasi RI Submisi Ekstensi Landas Kontinen Indonesia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2007-2010. Pada 2009, dia juga ditunjuk sebagai Chief Negotiator Perjanjian Perbatasan, Perjanjian Ekstradisi, Perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) Keamanan Indonesia-Australia (2009).
Baca Juga
Prabowo Lantik 48 Menteri dan 6 Pejabat Setingkat Menteri Kabinet Merah Putih
Pada 2010-2015, Havas ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa. Di tengah jabatannya sebagai duta besar, dia juga bertugas sebagai Presiden Konferensi Hukum Laut Internasional PBB pada 2010-2011.
Havas sempat meninggalkan lingkungan Kemlu saat ditugaskan sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Maritim pada 2015. Pada 2018, dia ditugaskan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jerman hingga akhirnya ditunjuk sebagai Wamenlu oleh Prabowo.

