Survei Litbang Kompas soal Pilkada Jakarta 2024: Anies 29,8%, Ahok 20%, RK 8,5%
JAKARTA, investortrust.id - Dua mantan gubernur Jakarta, yakni Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjadi favorit untuk maju di Pilkada Jakarta 2024. Hal itu setidaknya berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dirilis, Selasa (16/7/2024).
Dalam survei yang dilakukan pada periode 15-20 Juni 2024 itu, Anies menduduki peringkat teratas dengan dipilih oleh 29.8%. Di posisi kedua terdapat Ahok yang meraih elektabilitas 20%.
Baca Juga
Jokowi soal Peluang Kaesang Maju Pilkada 2024: Jawa Tengah dan Jakarta Bagus
Selanjutnya, terdapat nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dipilih oleh 8,5% responden, Menteri BUMN Erick Thohir (2,3%), dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (1,3%).
Nama-nama lainnya, seperti mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono 1%, dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meraih elektabilitas 1,0%. Meski demikian, masih ada 30% responden yang belum menentukan pilihannya.
"Artinya, di tengah belum adanya partai politik secara resmi memberikan dukungan dan mengajukan pasangan calon di pilkada Jakarta, peluang masih terbuka untuk siapa pun menjadi calon gubernur di Jakarta," tulis Litbang Kompas yang dikutip Selasa (16/7/2024).
Litbang Kompas juga memotret potensi keterpilihan dan penolakan dari responden Litbang Kompas pada sosok jika dicalonkan sebagai Gubernur Jakarta. Sebanyak 39% responden menyatakan pasti akan memilih jika Anies maju, 36,3% mempertimbangkan memilih capres nomor urut 1 di Pilpres 2024 itu, 17,3% tidak akan memilih, dan 7,5% tidak tahu. Sementara itu, untuk Ahok. terdapat 34,5% responden yang menjawab pasti akan memilih, 39,5% mempertimbangkan memilih, 17,8% tidak akan memilih, dan 8,3% tidak tahu/tidak jawab.
Baca Juga
Sekjen PAN Pastikan Koalisi Indonesia Maju Tetap Solid Hadapi Pilkada 2024
Untuk Ridwan Kamil, terdapat 24% yang pasti akan memilihnya, 52,3% mempertimbangkan memilih, 12% tidak akan memilih, dan 11,8% tidak tahu/tidak jawab.
Survei ini dilakukan Kompas terhadap 400 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jakarta. Tingkat kepercayaan survei 95% dengan margin of error 4,9% dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

