SAFEnet Soroti Penunjukan Menkominfo
JAKARTA, investortrust.id - Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) menyoroti penunjukan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang sarat kepentingan politis Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Direktur Eksekutif SAFEnet Nenden Sekar Arum mengatakan jabatan Menkominfo seharusnya diisi oleh sosok yang kompeten di bidang teknologi informasi. Bukan dijadikan sebagai jabatan balas budi ke partai politik atau pendukung yang mengantarkan Jokowi menjadi orang nomor satu di Indonesia.
"Kita bisa melihat dari track record (rekam jejak) sebelumnya, Menteri Kominfo itu selalu diisi oleh orang-orang yang berbagi jatah, bukan dari orang-orang yang punya kapasitas, baik dalam konteks teknologi informasi maupun komunikasi," katanya di depan Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga
Buntut Serangan Siber, Mahasiswa dan Ormas Geruduk Kemenkominfo
Sebagai catatan, pada Rabu (10/7/2024) sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) menggelar unjuk rasa menuntut Budi Arie mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo buntut serangan ransomware terhadap PDNS 2 di depan Gedung Kemenkominfo. SAFEnet merupakan salah satu dari 13 organsasi masyarakat yang terlibat dalam aksi tersebut.
Budi Arie diketahui tidak mempunyai latar belakang terkait dengan teknologi informasi. Pria yang kerap dipanggil Muni itu ditunjuk sebagai Menkominfo lantaran perannya sebagai Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo).
Sebelum menduduki jabatan Menkominfo pada 17 Juli 2023, Budi Arie merupakan Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) yang dilantik pada 23 Oktober 2019.
Baca Juga
Pusat Data Pemerintah Dibayangi Ancaman Jika Tak Lakukan Ini
"(Kami) menuntut Jokowi sebagai presiden yang menunjuk Menteri Kominfo yang mengisi jabatan kominfo strategis ini dengan orang-orang yang capable,” ujar Nenden.
Walaupun mendapatkan kritik keras dari publik, menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah Budi Arie kemungkinan besar masih akan menjabat sebagai Menkominfo sampai masa jabatannya berakhir pada Oktober 2024. Alih-alih mengundurkan diri atau dicopot dari jabatannya oleh Jokowi.
"Ini ada pertimbangan politisnya, Projo itu jasanya besar buat Jokowi. Sebesar apapun kesalahannya masih akan tetap dipertahankan, apalagi ini masa jabatannya sudah mau habis, tinggal beberapa bulan lagi," katanya kepada Investortrust pada Kamis (4/7/2024).

