Punya Keunggulan Masing-Masing, 4 Bacagub Ini Berpotensi Unggul di Jateng
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan memperkirakan, setidaknya ada empat nama yang berpotensi unggul dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah (Jateng) pada 27 November 2024 mendatang, yakni Ahmad Luthfi, Kaesang Pangarep, Taj Yasin Maimoen, dan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul. Keempat nama tersebut memiliki keunggulan masing-masing.
“Memang dari survei (Indikator Politik Indonesia) terlihat dari masing-masing nama ini punya kekuatan sendiri. Kekuatan Luthfi misalnya di personality, ketegasan dan berwibawa. Pada saat yang sama, Luthfi juga terlihat dekat dengan Jokowi (Joko Widodo). Kandidat lain tidak ada yang unggul di sisi itu,” ujarnya, dalam sebuah webinar yang digelar Indikator, Minggu (7/7/2024).
Meski begitu, lanjut Djayadi, Luthfi juga memiliki tantangan, yakni jika Kaesang Pangarep, Putra Jokowi, maju di pilgub Jateng. Karena popularitas Luthfi tercatat di bawah 50% atau masih rendah ketimbang Kaesang yang tercatat 80% lebih popularitasnya dalam survei teranyar Indikator.
Baca Juga
Elektabilitas Kaesang Paling Moncer di Pilkada Jateng, LSI: Wajar karena Intens Sosialisasi
Di sisi lain, tingginya popularitas Kaesang, di antaranya karena sering tampil di masyarakat, selain karena faktor utamanya adalah seorang putra presiden. Yang diandalkan Kaesang, menurut Djayadi, adalah 'Jokowi effect'. Hal ini terkonfirmasi juga dari survei dari Indikator yang menunjukkan jika faktor asal dari keluarga politik menjadi alasan utama warga memilih Kaesang, disamping memang para responden belum mengetahuai siapa calon-calon lainnya.
“Jadi kekuatan Jokowi effect itu kalau memang nanti Kaesang diperkirakan maju di Jateng, dugaan saya yang akan paling banyak dapat Jokowi effect adalah Kaesang. Tapi di survei ini menunjukkan Kaesang di kalangan pemilih Jokowi pun belum unggul dominan,” katanya.
Hal ini tercermin dari tingkat elektabilitas Kaesang yang tidak terpaut jauh dari tiga calon lainnya. Terkait elektabilitas, ini juga yang menjadi tantangan putra Jokowi ke depan. “Meski (Ahmad) Luthfi, Yasin (Maimoen) dan Bambang (Pacul) popularitasnya dibawah Kaesang, tapi elektabilitas mereka cenderung tidak terlalu jauh berbeda dari Kaesang,” ucap Djayadi.
Dikatakan dia, nama selanjutnya yaitu Taj Yasin Maimoen, meskipun dari sisi ketegasan dan wibawa cenderung kalah dari Luthfi, tapi memiliki kekuatan tersendiri. Yasin disebut kuat dari sisi perhatian kepada rakyat, dan kuat karena background-nya sebagai tokoh agama sehingga punya keunggulan personal dibanding kandidat lainnya.
Baca Juga
Survei Indikator: Dialog Tatap Muka Paling Efektif Gaet Suara di Pilkada Jateng 2024
Djayadi menambahkan, sementara ini Bambang Pacul punya kekuatan utama, yakni mengandalkan partainya PDI Perjuangan yang memiliki basis kuat di Jateng. Dalam survei Indikator terbaru ini juga, menunjukan Bahwa PDIP punya kekuatan sekitar 35%. Artinya, potensi Bambang untuk menang masih terbuka, jika mendapatkan dukungan 100% dari PDI P.
“Tapi yang menjadi tantangan bagi Bambang, kalau dia maju adalah kemungkinan seperti di pilpres kemarin kan PDIP masih pilih Ganjar (Pranowo), tapi itu tidak sampai 80% (dari seluruh PDIP). Hanya sekitar 60-70%-an yang pilih Ganjar,” ujar Dyajadi.
