Ini Pernyataan Telkom tentang Oknum Pembocor Username dan Password PDNS 2
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membantah kabar bahwa oknum pembocor akun pengguna (username) dan kata sandi (password) untuk mengakses Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 adalah karyawan organik PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) bernama Dicky Prasetya Atmaja yang sebelumnya berstatus karyawan PT Lintasarta Aplikanusa (Lintasarta).
Menurut AVP External Communication Telkom, Sabri Rasyid, tidak ada karyawan organik Telkom Group yang tercatat atas nama Dicky Prasetya Atmaja. Pangkalan data atau database karyawan Telkom Group sudah ditelusuri untuk memastikan hal itu.
"Kalau organik so far (sejauh ini) tidak ada nama itu," kata Sabri ketika dihubungi investortrust.id, Kamis (4/7/2024).
Baca Juga
Datanya Bocor dan Dijual di Forum Peretas, Begini Tanggapan Kemenkominfo
Dicky kemungkinan karyawan nonorganik atau alih daya (outsourcing). Untuk mengetahui status karyawan Dicky Prasetya Atmaja, investortrust.id diminta mengonfirmasi langsung ke VP Legal & Compliance Telkomsigma, Reza Topobroto. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada respons dari Reza, baik lewat pesan instan maupun panggilan telepon.
Media sosial (medsos) diramaikan oleh kabar tentang oknum bernama Dicky Prasetya Atmaja yang diduga membocorkan dokumen berisi username dan password PDNS 2 di platform berbagi dokumen Scribd.
Dalam dokumen itu juga tercantum jaringan pribadi virtual atau virtual private network (VPN) untuk mengakses PDNS. Gara-gara aksi pembobolan data itu, 282 kementerian/lembaga (K/L) lumpuh.
Sementara itu, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan oknum yang terkait dengan serangan ransomware ke PDNS 2 bukan bagian dari Lintasarta.
SVP Head of Corporate Communications IOH, Steve Saerang menyatakan, oknum tersebut sudah tidak bekerja untuk Lintasarta sejak beberapa tahun lalu.
“Kami menegaskan bahwa oknum yang diduga terkait dengan PDNS sudah tidak memiliki hubungan atau kontrak kerja dengan Lintasarta sejak Agustus 2021,” papar Steve kepada investortrust.id, Kamis (4/7/2024).
Steve memastikan IOH bersama seluruh anak usahanya, termasuk Lintasarta, senantiasa menjunjung integritas tinggi dan menjaga kepercayaan yang diberikan pelanggan dalam menjalankan pekerjaannya. Hal ini merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Bocorkan Informasi
Sebelumnya, akun X (d/h Twitter) @kafiradikalis mengungkapkan, sosok di balik serangan ransomware ke PDNS 2 tersebut adalah orang yang terlibat dalam pengelolaan pusat data.
Sosok bernama Dicky Prasetya Atmaja diduga membocorkan dokumen berisi informasi untuk mengakses PDNS, termasuk akun pengguna dan kata sandi di platform berbagi dokumen Scribd.
Kemudian, dalam dokumen tersebut juga tercantum jaringan pribadi virtual (VPN) untuk mengakses PDNS 2. Dokumen yang memuat informasi bersifatnya rahasia itu diunggah ke Scribd pada 11 Oktober 2022.
Dicky Prasetya Atmaja awalnya disebut sebagai karyawan Lintasarta. Sebab, latar belakang foto yang digunakan di akun Scribd-nya adalah foto kartu identitas karyawan Lintasarta.
“Kpd Yth @meutya_hafid pimpinan Komisi I DPR, kami mendapatkan data telak nan luar biasa bahwa kebocoran PDN diduga kuat berasal dari orang dalam sejak 11 Oktober 2022.
Nama'y: Dicky Prasetya Atmaja.
Dia bekerja di LintasArta.
Dialah saksi mahkota, kok bisa?
Thread! (``,),” tulis akun @kafiradikalis, dikutip Rabu (3/7/2024).
Baca Juga
Pusat Data Nasional Diserang Ransomware, Jokowi: Evaluasi Semuanya
Berdasarkan penelusuran investortrust.id di akun Scribd Dicky Prasetya Atmaja pada Kamis (4/7/2024), ditemukan dokumen formulir akses aplikasi internal Telkomsigma tertanggal 23 Juni 2022 yang memuat nama Dicky Prasetya Atmaja sebagai pemohon lengkap dengan nomor induk karyawan (NIK).
Telkomsigma merupakan pengelola pusat data pemerintah yang meliputi PDNS 1 dan PDNS 2. Anak usaha Telkom ini mengelola pusat data tersebut melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan Lintasarta, anak usaha PT Indosat Tbk (ISAT) atau IOH.
Namun, seperti diungkapkan AVP External Communication Telkom, Sabri Rasyid, Dicky bukan karyawan organik Telkom.

