Telkomsigma Beri Penjelasan soal Pembocor Data PDNS
JAKARTA, investortrust.id - PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) akhirnya buka suara terkait dengan temuan oknum karyawan yang diduga membocorkan informasi untuk mengakses Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.
Seperti diketahui, ramai di media sosial oknum yang bernama Dicky Prasetya Atmaja diduga membocorkan dokumen berisi akun pengguna (username) dan kata sandi (password) PDNS di platform berbagi dokumen Scribd. Dalam dokumen tersebut juga tercantum jaringan pribadi virtual atau virtual private network (VPN) untuk mengakses PDNS.
Berdasarkan penelusuran Investortrust di akun Scribd Dicky Prasetya Atmaja pada Kamis (4/7/2024), ditemukan dokumen formulir akses aplikasi internal Telkomsigma tertanggal 23 Juni 2022 yang memuat nama Dicky Prasetya Atmaja sebagai pemohon lengkap dengan nomor induk karyawan (NIK).
Baca Juga
Serangan Ransomware ke PDNS 2, Password Disebar Orang Dalam?
VP Legal & Compliance Telkomsigma Reza Topobroto menyatakan bahwa nama Dicky Prasetya Atmaja tidak pernah terdaftar di database karyawan organik baik di Telkomsigma maupun PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom Group.
"Berdasarkan hasil penelusuran data di Telkomsigma, adalah benar yang bersangkutan merupakan salah satu tenaga proyek berbasis kemitraan (crowdsourcing), yang sudah tidak aktif," katanya ketika dihubungi oleh Investortrust pada Kamis (4/7/2024).
Reza enggan berkomentar lebih lanjut terkait hal tersebut. Saat ini, anak usaha Telkom itu masih fokus melaksanakan prosedur Disaster Recovery Plan dan menunggu hasil digital forensik dari instansi resmi yang ditunjuk pemerintah.
"Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kemenko Polhukam (Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan) selaku narasumber tunggal dalam insiden serangan ransomware terhadap PDNS 2," tegasnya.
Baca Juga
Pusat Data Nasional Diserang Ransomware, Jokowi: Evaluasi Semuanya
Sebelumnya, AVP External Communication Telkom Indonesia Sabri Rasyid menyatakan bahwa tidak ada karyawan organik Telkom Group yang tercatat dengan nama Dicky Prasetya Atmaja. Dia mengeklaim pihaknya sudah melakukan penelusuran pangkalan data atau database karyawan.
Dicky Prasetya Atmaja kemungkinan tercatat sebagai karyawan non-organik atau outsourcing yang dipekerjakan oleh Telkomsigma. "Kalau organic so far (sejauh ini) tidak ada nama itu," katanya ketika dihubungi oleh Investortrust, Kamis (4/7/2024).
Telkomsigma merupakan pengelola pusat data pemerintah yang meliputi PDNS 1 dan PDNS 2. Telkomsigma mengelola pusat data tersebut melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan PT Lintasarta Aplikanusa (Lintasarta), anak usaha PT Indosat Tbk (ISAT) atau IOH.

