Atasi Stunting di Indonesia, Prof Tjandra Yoga Sarankan 4 Pendekatan
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi sekaligus pengamat kesehatan, Prof Tjandra Yoga Aditama, tidak memungkiri stunting masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani oleh Pemerintah Indonesia. Menurut dia, ada empat pendekatan yang bisa dilakukan.
“Pertama, komitmen politik penentu kebijakan publik (dan para pasangan calon presiden dan wakil presiden tentunya) untuk tetap memberi porsi penting bagi kesehatan, termasuk stunting, tanpa meninggalkan masalah kesehatan lainnya,” kata Prof Tjandra saat dihubungi Investortrust, Jumat (2/2/2024).
Selanjutnya pendekatan kedua adalah dengan penerapan dan pelaksanaan di lapangan dari program-program yang sebenarnya secara ilmiah sudah jelas. Keseriusan pemerintah dalam menangani stunting pun akan terlihat dari pelaksanaan program-program tersebut.
Adapun pendekatan ketiga adalah masyarakat madani dan juga media massa perlu terus mendorong penentu kebijakan publik untuk melakukan kegiatan nyata di lapangan tentang pengendalian stunting, selain kegiatan langsung oleh masyarakat di lapangan.
“Keempat, akan baik juga kalau ada dorongan dari organisasi internasional agar pemerintah Indonesia tetap meningkatkan kinerja penanggulangan stunting di bulan-bulan politik 2024 ini,” sebut Prof Tjandra.
Prof Tjandra menegaskan, penyelesain stunting sama pentingnya dengan menangani masalah penyakit menular dan tidak menular. Menurutnya, jauh lebih penting juga menjaga mereka yang sehat agar tetap hidup sehat.
“Stunting adalah masalah kesehatan yang sangat penting pada anak karena punya aspek ganda. Pertama gangguan kesehatan dan kedua gangguan kecerdasan anak bangsa, karena itu memang perlu sangat dapat perhatian,” terang dia.
Maka dari itu, Prof Tjandra menilai target yang sudah dicanangkan harus diupayakan maksimal agar setidaknya mendekati dicapai. Walaupun ia tidak memungkiri kalau memang ada tantangan dalam mengatasi stunting ini.
“Pertama, dari pengalaman panjang bertahun-tahun selama ini angka stunting tidak bisa terkendali. Lesson learned negara lain dalam satu dekade ini, penurunan stunting kurang dari 1% per tahun. Jadi target semula stunting turun dari 28% ke 19% sudah berat, apalagi kalau harus turun jadi 14% di tahun 2024,” papar Prof Tjandra.
Sementara itu tantangan kedua adalah penanganannya memang kompleks, mulai dari masa remaja sampai kehamilan, melahirkan dan tahun-tahun pertama kehidupan anak, dan masalahnya sudah terjadi sejak beberapa dekade yang lalu.

