Soal 2.086 Hektare Lahan Terdampak Pembangunan IKN, Menteri Basuki: Selesai dalam Waktu Dekat
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, memastikan bahwa persoalan 2.086 hektare (ha) lahan di IKN selesai dalam waktu dekat.
“Nah, ini kalau yang sekarang, yang PDSK sudah tinggal menunggu sosialisasi dari Gubernur (Kaltim). Ya, jadi sudah PDSK Plus, sudah negosiasi. Nanti tanggal 27 ini sosialisasi, gusur, bayar,” ujar Basuki di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2024).
Sebelumnya, pada 27 Juni 2024, Basuki mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan melakukan sosialisasi Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PSDK) Plus. Setelah sosialisasi, ganti rugi lahan bakal diberikan oleh pemerintah.
Baca Juga
AIrlangga Sebut Kemenko Perekonomian Pindah ke IKN jika Lokasi Siap
Basuki menambahkan, rincian mengenai ganti rugi sendiri akan tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kaltim. Tapi, seluruh anggaran ganti rugi berasal dari Kementerian PUPR, baik untuk tanam tumbuh maupun relokasi rumah. Kendati demikian, saat dikonfirmasi, Basuki mengaku tidak hafal rincian anggaran ganti rugi tersebut.
“(Anggarannya?) PU, PU. (Berapa?) Aduh kalau anggaran (saya tidak hafal), tapi ada mas. Karena itu kebun dengan faktor satu-satu atau dua kali gitu. Itu kebunnya mereka diganti dan dibikinkan rumah,” terang dia.
Untuk rumah yang akan dibangun, lanjut Basuki, PUPR bakal membangun total 91 hunian bagi 91 kartu keluarga (KK). Jenis bangunan bisa berupa rusun atau landed house (rumah tapak).
Baca Juga
WSBP Optimitis Pembangunan Jalan Akses Bandara VVIP IKN Rampung Akhir Juli 2024
Dia melanjutkan, salah satu lokasi dari 2.086 ha lahan yang belum clear terletak di Tol Seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Tol Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Sp. 3 ITCI yang terletak di dekat pintu masuk Bandara VVIP IKN.
Sementara lokasi lainnya, adalah lahan akses jalan menuju Masjid Negara IKN, serta lahan tempat pengendalian kawasan banjir Bendungan Sepaku–Semoi. Dengan sosialisasi PSDK plus yang terlaksana pada akhir bulan ini, Basuki berharap persoalan 2.086 hektare lahan bisa selesai pada Juli 2024.
“Iya, kita lebih cepat lebih baik. Telepon terus dengan pak (Pj) Gubernur (Kaltim),” pungkas dia.

