Kasus Harun Masiku, KPK Jadwalkan Periksa Staf Hasto PDIP
JAKARTA, investortrust.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Kusnadi yang merupakan staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis (13/6/2024). Kusnadi dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan anggota DPR yang menjerat mantan caleg PDIP yang kini buron, Harun Masiku (HM).
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kaveling 4, atas nama Kusnadi,” kata tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (13/6/2024).
Baca Juga
Bantah Pemeriksaan Hasto PDIP Politis, KPK Fokus Tangkap Harun Masiku
Belum diketahui materi yang didalami penyidik dalam pemeriksaan terhadap Kusnadi. Namun, KPK belakangan ini diketahui gencar mendalami keberadaan Harun Masiku yang buron sejak 2020 lalu.
Penyidik KPK sebelumnya sudah memeriksa Hasto, Senin (10/6/2024). Saat proses pemeriksaan berjalan, penyidik menyita tas dan handphone (HP) milik Hasto. HP itu sedang dipegang oleh Kusnadi.
“Staf saya yang namanya Kusnadi itu dipanggil katanya untuk bertemu dengan saya, tetapi kemudian tasnya dan handphone-nya atas nama saya itu disita,” kata Hasto seusai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Hasto menyampaikan keberatan atas penyitaan tas dan HP-nya. Untuk itu, Hasto dan Kusnadi melalui tim kuasa hukum telah melaporkan penyidik ke Dewas KPK dan Komnas HAM. Tak hanya itu, Hasto dan Kusnadi juga melaporkan penyitaan ini kepada Bareskrim Polri.
Sebelum memeriksa Hasto, KPK telah memeriksa seorang pelajar atau mahasiswa bernama Melita De Grave, Jumat (31/5/2024). Dalam pemeriksaan tersebut, KPK mencecar Melita mengenai pihak yang diduga mengamankan keberadaan Harun Masiku. Melita diduga memiliki informasi yang dibutuhkan KPK terkait keberadaan Harun.
Baca Juga
KPK Dinilai Jadikan Hasto Tumbal karena Gagal Tangkap Harun Masiku
Tak hanya Melita, KPK juga telah memeriksa seorang pengacara bernama Simeon Petrus dan seorang pelajar lainnya bernama Hugo Ganda. Keduanya dinilai memiliki informasi penting yang dibutuhkan tim penyidik KPK dalam menelusuri keberadaan Harun Masiku.
Tak hanya soal keberadaan, KPK mengendus adanya upaya menghalangi pencarian Harun Masiku yang buron sejak awal 2020 lalu.

