7.092 Calon Jemaah Haji Telah Berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam
BATAM, investortrust.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan mencatat 7.092 calon jemaah haji dari total 12.437 calon jemaah telah berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Jeddah, Arab Saudi.
“Dari total 12.437 calon jemaah haji yang dibagi menjadi 28 kloter (kelompok terbang), sampai hari ini sudah kloter ke-16 yang diberangkatkan, terdiri atas 7.092 calon jemaah haji,” kata Kepala Bidang Pengoperasian dan Pelayanan Bandar Udara Ditjen Hubud Kemenhub, Maraden Purba dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
Menurut Maraden, calon jemaah haji yang berangkat dari embarkasi Batam berasal dari Kepulauan Riau (Riau) dan Provinsi Kalimantan Barat, menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines berjenis Boeing 747-400.
Baca Juga
Kemenhub Sebut 4.838 Calon Jemaah Haji Telah Berangkat dari Bandara Kertajati
Maraden Purba mengungkapkan, Bandara Internasional Hang Nadim telah mempersiapkan fasilitas pelayanan bagi calon jemaah haji lansia dan berkebutuhan khusus.
“Calon jemaah haji tertua tahun ini berusia 93 tahun. Untuk itu telah disediakan kursi roda dan petugas haji yang akan membantu proses keberangkatan dari asrama hingga menuju pesawat,” ujar dia.
Dia menegaskan, seluruh fasilitas sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya di Bandara Internasional Hang Nadim berfungsi optimal.
“Peralatan pengecekan berupa x-ray gudang, x-ray kabin, hand metal detector, dan walktrough metal detector berfungsi dengan baik. Begitupun wheelchair, high lift loader, pushback truck, dan standar peralatan lainnya dalam penyiapan pesawat udara telah tersedia di Bandara Hang Nadim,” papar Maraden.
Pekan lalu, kata Maraden, Saudia Airlines memberangkatkan 74 penerbangan haji dari total 111 penerbangan haji Indonesia menuju Madinah. Manager Saudia Airlines untuk Indonesia, Singapura, dan Australia, Faisal S Alallah menyampaikan, dari 74 penerbangan tersebut, keterlambatannya hanya mencapai 7%.
“Hingga kemarin, Saudia (Saudia Airlines) mencatat ketepan waktu keberangkatan (OTP) dari Indonesia mencapai 38%, lebih cepat dari jadwal 55%, dan keterlambatan 7%,” tutur dia.
Baca Juga
Percepat Keimigrasian, Pemerintah Saudi Tambah Layanan Fast Track Jemaah Haji
Adapun OTP ketibaan di Madinah, menurut Maraden, mencapai 60%, lebih cepat dari jadwal 33%, dan keterlambatan 7%,” kata Faisal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Penyelenggaraan Haji 1445 H/2024 Masehi bersama Komisi VIII DPR, pekan lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, pada Lebaran Haji 2024/1445 H, Saudia Airlines berencana memberangkatkan jemaah haji sebanyak 106.993 penumpang, menggunakan 260 penerbangan yang melayani jemaah haji dari 11 provinsi di enam embarkasi atau lima bandara.

