Eks FBI Jelaskan Pentingnya Alokasikan Dana untuk Keamanan Siber
JAKARTA, investortrust.id - Eks Anggota FBI Special Agent Miguel Clarke menjelaskan betapa pentingnya berinvestasi di keamanan siber bagi perusahaan. Menurutnya, lebih baik mengalokasikan biaya untuk perlindungan daripada untuk mengatasi kemungkinan serangan siber yang akan memakan lebih banyak biaya.
“Anda pasti akan mengalokasikan uang bagaimanapun keadaannya. Entah Anda akan mengalokasikan uang itu untuk biaya pencegahan atau Anda akan mengalokasikannya sebagai biaya untuk mengatasi isu kejahatan siber kedepannya,” ungkap Miguel dalam diskusi yang diselenggarakan Kadin Indonesia, bertajuk Cyber Risk Resilience “Strengthening and Prioritizing Your Digital Defenses” di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (17/5/2024).
Oleh sebab itu, penting untuk memitigasi, risiko mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kemanan siber, mengingat tiap perusahaan akan memiliki kebutuhan yang berbeda. Miguel bilang, semua menjadi serba digital, maka akan selalu ada pihak tak bertanggung jawab yang mengintai korporasi yang lengah.
Baca Juga
“Jadi akan selalu ada ancaman, selalu ada pihak jahat, selalu ada pihak yang menyalahgunakan teknologi. Jadi menurut saya satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah bersiap menghadapi skenario yang paling mungkin Anda hadapi,” tuturnya.
Miguel juga menjelaskan pentingnya perusahaan membentuk tim tanggap insiden untuk melindungi diri dari serangan siber. Tim tersebut nantinya dapat membuat rencana tentang bagaimana perusahaan akan merespons jika terjadi insiden yang serius. Perusahaan bisa terus melakukan simulasi merespons skenario dan situasi yang paling mungkin terjadi.
“Dengan melakukan hal-hal itu. Anda akan menjadi lebih baik. Perusahaan bisa siap menangani kejahatan siber,” pungkasnya.

