Bagikan

Konten Judi Online Menyusup ke Situs Pemerintah, Begini Solusinya

JAKARTA, investortrust.id - Promosi situs judi daring kian meresahkan. Selain melalui media sosial atau platform pesan instan, promosi judi daring juga dilakukan dengan cara menyisipkan konten promosi ke situs-situs lembaga pemerintahan dan pendidikan memanfaatkan celah keamanan yang ada.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pengerapan mengatakan situs-situs lembaga pemerintahan dan pendidikan kerap disusupi promosi judi daring lantaran minimnya pemantauan dan pemeliharaan rutin.

Berdasarkan catatan Kemenkominfo, dari 1 Januari 2022 sampai 6 September 2023, Kementerian Kominfo menemukan 9.052 situs pemerintahan yang disisipi konten perjudian. Itu belum termasuk akun media sosial atau platform lainnya milik lembaga pemerintah dan pendidikan yang juga ikut disusupi promosi judi daring.

"Yang punya website itu enggak tahu kalau (situsnya) sedang di-inject (disusupi promosi) oleh bandar (judi daring). Biasanya ada pengelolanya itu situsnya masing-masing," katanya ketika ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2024).

Sebagai upaya menyelesaikan persoalan tersebut, Kemenkominfo menggandeng Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) yang memiliki teknologi untuk memantau adanya serangan atau penyusupan ke situs dengan domain Indonesia (.id). Pandi merupakan penyelenggara yang bertanggung jawab dalam melakukan pengelolaan, pengoperasian, dan pemeliharaan domain tersebut atau registri nama domain.

Baca Juga

OJK Tutup 5.000 Rekening Bank Buntut Judi Online


Saat ini, Pandi mengelola sekitar 951.000 situs dengan domain .id yang sebagian adalah situs lembaga pemerintah, baik pusat maupun daerah dan lembaga pendidikan.

"Karena diserang dan disusupi [promosi judi daring] banyak yang akhirnya 404 Not Found [situs tidak bisa ditemukan]. Itu dibantu Pandi sudah mulai dibersihkan," tutur Semuel.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pandi John Sihar Simanjuntak mengamini bahwa penyebab dari maraknya penyusupan promosi judi daring ke situs-situs lembaga pemerintah dan pendidikan karena minimnya pemantauan dan perawatan rutin. Pengelola situs cenderung abai terhadap celah keamanan yang seharusnya diperhatikan

"Itu adalah abuse (serangan) terhadap domain atau subdomain yang website-nya [situsnya] kurang ter-maintenance (terawat) dengan baik. Ada beberapa website atau domain di server [peladen] pemerintah dan server kampus yang pakai (domain) ac.id memiliki celah kelemahan sehingga dimanfaatkan untuk konten judi online," paparnya.

Menurut John, aksi penyusupan itu dilakukan secara masif dan terorganisasi dengan baik. Berbeda dengan peretasan yang kerap dilakukan oleh individu dan hanya dilakukan satu kali dengan tujuan tertentu.

Baca Juga

Iklan Judi Online Makin Marak, Satgas Belum Juga Bekerja


"Ini sudah kejahatan yang terorganisasi, bukan sekadar hacker [peretas]. Ini terorganisasi dan terprogram dengan baik. Jadi, ini harus dilawan bersama-sama," tegasnya.

Agar aksi penyusupan konten promosi judi daring tak terulang, Pandi telah menyiapkan sistem berbasis aplikasi untuk mengetahui domain yang disusupi atau diserang. Dengan demikian, tindak lanjut dapat segera dilakukan oleh Pandi Bersama dengan pengelola situs agar konten tersebut tidak tersebar luas.

Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan edukasi kepada lembaga pemerintah dan pendidikan yang ada di Indonesia, Karena masih banyak yang beranggapan bahwa situs yang mereka miliki tidak perlu dipantau atau dilakukan perawatan rutin, khususnya untuk situs pemerintah daerah (pemda).

"Beberapa waktu lalu, Pandi dan Kemenkominfo melakukan edukasi di Pemda Banten dan sudah dilakukan juga di (Pemda) Jawa Barat. Saya rasa itu memang misinya Pandi untuk mengedukasi dan melakukan usaha untuk membantu memberikan pelatihan supaya problem (masalah) itu bisa dikelola sendiri oleh mereka," tuturnya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024