KKP dan Polri Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benih Lobster di Jambi
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Tim Dit Polair Baharkam Polri menggagalkan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) di Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono menjelaskan, total BBL atau benur yang gagal diselundupkan sebanyak 125 ribu.
“Kami apresiasi kepada tim Dit Polair Baharkam Polri bersama dengan jajaran Ditjen PSDKP yang berhasil menggagalkan 125 ribu BBL di Jambi,” ucap Pung dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/5/2024).
Baca Juga
KKP Bawa 34 UMKM Binaan Unjuk Gigi pada Ajang IISM dan ICC Expo
Sebanyak 17 boks sterofoam hasil sitaan polisi dengan total 125.684 BBL yang terdiri dari 124.510 ekor BBL jenis pasir dan 1.174 ekor jenis mutiara. Dari hasil penggagalan penyelundupan BBL tersebut ditangkap tiga orang pelaku, yakni AD (31), ATH (43) dan A (40).
Selain BBL, barang bukti yang diamankan pihak kepolisian di antaranya adalah berupa satu unit mobil Toyota New Avanza Warna Dark Grey, satu unit mobil Toyota Innova Warna Putih dan empat buah ponsel.
Lebih lanjut, Pung berharap dapat menjalin kolaborasi dan sinergi yang lebih erat dengan berbagai instansi dan lembaga baik di pusat dan daerah. Semua pihak berkontribusi mendukung kebijakan KKP dalam mengelola BBL dalam negeri yang tertuang dalam Permen KP Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan.
Baca Juga
WSBP Kantongi Kontrak Proyek LRT Rp 160,69 Miliar, Progres Suplai Precast Capai 10%
“Ini sangat disayangkan. BBL dalam negeri justru diselundupkan ke negara tetangga, sementara negara tak mendapatkan keuntungan apapun,” ungkapnya.
Sebelumnya, tercatat telah 5 kali penggagalan penyelundupan BBL, yang pertama di bulan Februari di Bandara Lombok oleh Aviation Secutity (Avsec) PT. Angkasa Pura 1 Bandara Lombok, NTB dengan jumlah BBL 18.952 ekor, yang kedua di bulan April di perairan Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi dengan jumlah BBL 148.455.
Kemudian, yang ketiga di Palembang (Banyuasin) pada awal Mei 2024 ini yang dilakukan oleh TNI AL dengan jumlah BBL sebanyak 312.000 ekor, keempat dan kelima pada hari yang sama di Mei ini, TNI AL dan Ditpolair Baharkam Polri juga berhasil menggagalkan penyelundupan BBL.

