Tokoh Ini Bilang Sikap Egaliter Etnis Betawi dari ‘Sononye’
JAKARTA, investortrust.id – Sikap egaliter yang dimiliki etnis Betawi yang mendiami wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah terbentuk sejak dari “sononye’. Sikap egaliter itulah yang membuat masyarakat Betawi bisa berbaur dengan pendatang dari seluruh penjuru Tanah Air.
“Betawi itu adalah etnis yang egaliter dari ‘sononye’. Artinya siapa pun yang berada di sekitar dia akan menemukan kebahagiaan, kedamaian, kebersamaan, canda-canda yang cair dan macam-macam,” kata Yahya Andi Saputra, tokoh masyarakat Betawi, pada acara Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan Provinsi DKI Jakarta di Hotel Sultan, Jumat (26/4/2024).
Baca Juga
Budaya Betawi Diyakini Tak Bakal Punah, Ternyata Ini Penyebabnya
Wakil Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi ini menambahkan, sikap dan sifat egaliter masyarakat Betawi itu menjadi contoh bagi siapa pun yang ada di Jakarta bahwa darah dan kehidupan masyarakat Betawi adalah multikultur.
Namun di sisi lain, Yahya menyayangkan pembangunan yang terjadi di Jakarta secara tiba-tiba ‘memutilasi’ tempat tinggal mereka. “Contohnya Senayan ‘dimutilasi’ untuk dibangun tempat olahraga pada tahun 1960-an,” kata Babe Yahya, panggilan akbrabnya.
Baca Juga
Ibu Kota Pindah, Tokoh Betawi Minta Jakarta Jadi Pusat Wisata Halal
Contoh lain, lanjut dia, ada satu tempat kuliner lepet dan asinan yang terkenal di Pondok Indah berubah menjadi kawasan permukiman elit.
“Juga di Segitiga Emas Sudirman dulunya sebagai pusat kerajinan kopiah dan sepatu, tapi digusur untuk tempat perkantoran,” ujar Wakil Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi ini.

