Survei LSI di Jatim: PDIP 22,5%, PKB 19,5%, dan Gerindra 16,9%
JAKARTA, investortrust.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei elektabilitas parpol di Jawa Timur (Jatim). Hasilnya, PDIP menduduki posisi puncak dengan meraih elektabilitas 22,5% disusul PKB yang dipilih oleh 19,5% responden. Sementara, Partai Gerindra berada di urutan ketiga dengan 16,9%.
“Kalau kita menggunakan simulasi daftar 18 lambang partai yang mengikuti Pemilu 2024, maka posisi tiga teratas adalah PDIP 22,5%, diikuti oleh PKB 19,5%, dan Gerindra 16,9%," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam pemaparan hasil survei, Jumat (5/1/2024).
Baca Juga
Survei LSI: Prabowo-Gibran Unggul Jauh dari Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin di Jatim
Pada posisi keempat terdapat Partai Golkar yang dipilih 7,2% disusul Partai Demokrat dengan 4,6%. Sementara parpol lainnya berada di bawah 4%
"Terlihat sekali di sini ada dominasi tiga partai, yaitu PDIP, PKB, dan Gerindra,” kata Djayadi.
Meski demikian, dalam survei LSI kali ini terdapat 16,4% responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Dalam simulasi surat suara PDIP tetap di puncak dengan meraih elektabilitas 23,3% disusul PKB dengan 20,7% dan Partai Gerindra 16,6%.
Dibandingkan dengan Pemilu 2019, elektabilitas PDIP, PKB, dan Gerindra meningkat sementara parpol lainnya menurun. Peningkatan ini diduga sebagai efek ekor jas mengingat ketiga parpol memiliki capres atau cawapres.
PDIP diketahui memiliki kader yang menjadi capres, yakni Ganjar Pranpowo, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan cawapres, dan Gerindra mengusung ketua umumnya Prabowo Subianto.
"Kita lihat ada gejala peningkatan tingkat dukungan di Jawa Timur untuk ketiga partai ini," katanya.
Meski Gerindra di urutan kedua, capres-cawapres yang diusungnya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dibanding dua pasangan calon lainnya di Jatim. Elektabilitas Prabowo-Gibran di Jatim mencapai angka 46,7% atau terpaut 20,1% dibanding capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Sementara, capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar meraih 16,2%. Dalam survei itu, terdapat 10,4% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Baca Juga
LSI menyebut dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019, Jawa Timur menjadi barometer kemenangan capres-cawapres. Pasangan yang menang di Jawa Timur menjadi pemenang di tingkat nasional. Selama ini, Jawa Timur menjadi rebutan PDIP dan PKB.
Survei LSI ini digelar pada 16–28 Desember 2023. Populasi survei adalah seluruh WNI di Jawa Timur yang punya hak pilih. Total sampel secara keseluruhan adalah 8.800 responden. Toleransi kesalahan atau margin of error survei ini berada di kisaran 1,1% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi stratified random sampling.

