Survei LSI: Gerindra Salip PDIP
JAKARTA, investortrust.id - Survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait elektabilitas partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 menunjukkan Partai Gerindra menyalip PDIP. Dalam survei yang digelar 10-11 Januari 2024 itu, Partai Gerindra meraih elektabilitas 20,8%, sedangkan PDIP dipilih oleh 20,4% responden.
Dalam survei LSI pada awal Desember 2023 lalu menempatkan PDIP di puncak klasemen dengan 19,7% disusul Partai Gerindra dengan 18,2%. Meski demikian, Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan, hasil survei pada 10-11 Januari 2024 ini belum dapat memastikan partai yang menjadi pemenang di Pemilu 2024. Hal ini karena selisih elektabilitas Partai Gerindra dan PDIP sangat tipis.
"Untuk partai politik tampak terlihat persaingan yang sengit antara PDI Perjuangan, incumbent dengan Partai Gerindra yang juga tampak merangsek naik membayangi PDIP. Di survei kali ini kita tidak tahu siapa yang nomor satu dan nomor dua. Partai Gerindra berada pada posisi 20,8%, dan PDI Perjuangan itu berada pada posisi 20,4. Jadi nomor satu dan nomor dua tidak tahu karena selisihnya tidak signifikan," kata Djayadi Hanan dalam rilis hasil survei secara daring, Sabtu (20/1/2024).
Baca Juga
Survei Indikator Politik: PDIP Terancam Gagal Cetak Hattrick di 2024
Di bawah Partai Gerindra dan PDIP, terdapat Partai Golkar yang meraih elektabilitas 11,5%. Kemudian PKB (9%), PKS (6,1%), Nasdem (5,6%), Demokrat (4,8%), dan PAN (4,7%). Partai lainnya kurang dari 4%. Dengan hasil survei ini, hampir semua partai parlemen sudah melewati angka psikologis parliamentary threshold, yakni 4%.
Satu partai lainnya, yakni PPP masih harus berjuang keras karena tingkat elektabilitasnya masih 2,3%. Bahkan, PPP kini dibayangi PSI yang meraih elektabilitas 2,2%. Selain itu, terdapat 10% responden yang belum menjawab atau menentukan pilihannya.
"Apakah PPP dan PSI akan masuk (parlem) atau dua-duanya tidak masuk itu tergantung pada dinamika perkembangan sampai 14 Februari 2024 yang kurang dari 20 hari lagi. Pasti dinamikanya sangat tinggi dan angka 10% yang belum menjawab di survei itu menjadi sangat penting dalam hal ini," katanya.
Baca Juga
Survei LSI: Prabowo-Gibran 47%, Anies-Cak Imin 23,2%, dan Ganjar-Mahfud 21,7
Survei ini dilakukan LSI terhadap 1.206 responden yang dipilih secara acak melalui metode double sampling. Margin of error survei diperkirakan +- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95% dengan asumsi simple random sampling.

