Mengenang Rizal Ramli, Keluarga: Almarhum Hanya Bicara tentang Demokrasi
JAKARTA, investortrust.id – Tak hanya dikenal sebagai mantan Menteri Keuangan dan Menko bidang Kemaritiman, Rizal Ramli juga dikenang sebagai ekonom senior dan tokoh pergerakan mahasiswa Indonesia di era 1977/78. Hingga akhir hayatnya, ekonom kritis ini masih membicarakan tentang demokrasi di Indonesia.
Ketika ditanya mengenai pesan terakhir dari almarhum,anggota keluarga Rizal Ramli, Yos Nggarang mengungkapkan bahwa Almarhum Rizal Ramli sepanjang hidupnya menyuarakan tentang bagaimana memperbaiki demokrasi di Indonesia.
”Demokrasi, kemudian menyelamatkan jutaan orang yang dalam kemiskinan. Dia sangat menyayangkan negara dengan kaya sumber alam, rakyat masih banyak yang miskin,” katanya.
Baca Juga
Luhut, Moeldoko, dan Gatot Anggap Sikap Kritis Rizal Ramli sebagai Obat Penyembuh Demokrasi
Sejak menjadi mahasiswa, Rizal telah banyak memperjuangkan demokrasi dan cita-cita kemerdekaan. Almarhum dengan konsisten mengedepankan integritas dan moral yang dimilikinya demi kemajuan bangsa Indonesia.
“Beliau ini betul-betul dari mahasiswa berjuang untuk demokrasi. Ia berjuang untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Itu membuat standar politiknya tokoh 1945, lebih mengedepankan integritas dan moral serta visi,” kata Yos Nggarang.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani (berkerudung hitam) tiba di rumah duka dan diterima oleh putri sulung Rizal Ramli, Dhitta Puti Saraswati Ramli (kanan, baju biru), putra kedua Rizal Ramli, Dipo Satria Ramli (tengah, baju putih) dan kerabat almarhum Rizal Ramli, Yos Nggarang (kiri berkacamata kemeja putih), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, almarhum Rizal Ramli, di rumah duka, di Jl Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan pada hari Rabu, (3/1/2024). Foto: Investortrust/Elsid Arendra
Hingga hari-hari terakhirmasa hidup almarhum, keluarga mengungkapkan Rizal Ramli tidak pernah mengemukakan hal pribadi. Almarhum selalu mengedepankan pembicaraan mengenai bagaimana bangsa ini akan maju.
Baca Juga
Kenang Rizal Ramli, Jokowi: Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis yang Cinta Bangsa
“Persisnya saya nggak tahu karena kemarin waktu menghembuskan nafas terakhir itu saya tidak dampingiya. Tapi dia tidak pernah hal yang pribadi ya, selalu bicara tentang negara. Itu saya tahu. Dia bicara tentang negara, tentang bangsa ini mau diapakan kedepannya,” tambah dia.
Namun, Yos mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum Almarhum Rizal Ramli menghembuskan nafas terakhirnya, ia sempat memberikan dua pasang baju kepada Yos. Hal itu baru disadari sebagai firasat akan kematian Rizal Ramli.
“Saya dua minggu dikasih dua baju. Saya pake, baru saya tahu ini pesannya baju yang dia kenakan. Kebetulan baju itu besar (ukurannya) di dia (almarhum),” pungkasnya.

