Charta Politika Prediksi PDIP Raih Kursi DPR Terbanyak
JAKARTA, investortrust.id - Charta Politika Indonesia memprediksi PDIP meraih kursi DPR terbanyak. Meski demikian, perolehan kursi PDIP di DPR hasil Pemilu 2024 berkurang dibanding periode 2019-2024.
Prediksi itu berdasarkan hasil penghitungan cepat atau quick count yang dilakukan Charta Politika Indonesia di 38 provinsi dengan menggunakan sampel sebanyak 2.000 TPS. Proses sampling dilakukan secara acak menggunakan metode stratified cluster sampling, dengan margin of error sebesar +/- 1 persen dengan tingkat kepercayaan 99%.
Baca Juga
Quick count Charta Politik menunjukkan PKB meraih 10,47%, Partai Gerindra 13,47%, PDIP (16,11%), Partai Golkar (14,42%), Partai Nasdem (9,37%), Partai Buruh (0,67%), Partai Gelora (0,98), PKS (8,78%), PKN (0,39), Hanura (0,86%), Garuda (0,43), PAN (7%), PBB (0,54%), Partai Demokrat (7,62%), PSI (2,92%), Perindo (1,49%), PPP (3,96%), dan Partai Ummat (0,54%).
Berdasarkan hasil quick count itu, PKB, Gerindra, PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PAN, dan Partai Demokrat memenuhi syarat ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4%. Dengan demikian, kedelapan partai itu dapat menempatkan caleg mereka di DPR.
"Sementara PPP dikategorikan berpotensi lolos parliamentary threshold. Sedangkan untuk partai Buruh, Gelora, PKN, Hanura, Garuda, PBB, PSI, Perindo, dan Ummat diprediksi tidak lolos PT," kata peneliti Charta Politika, Ardha Ranadireksa dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).
Baca Juga
Quick Count SMRC: 8 Partai Lolos ke Senayan, PPP Belum Pasti
Dari quick count tersebut, Charta Politika memprediksi PDIP meraih kursi DPR terbanyak, yakni sekitar 103-114 kursi. Meski demikian, perolehn kursi PDIP turun dibanding hasil Pemilu 2019 lalu. Saat itu, PDIP meraih 128 kursi. Di posisi kedua terdapat Partai Golkar yang diprediksi meraih 94 kursi hingga 105 kursi disusul Partai Gerindra (82-96 kursi). Selanjutnya, PKB diperkirakan meraih 65-75 kursi DPR, Partai Nasdem (57-70 kursi), PKS (44,60 kursi), Partai Demokrat (42-55 kursi), dan PAN (40-50 kursi). Sementara, PPP jika lolos Senayan diprediksi mendapat 0 hingga 15 kursi DPR.
"Prediksi raihan jumlah kursi di DPR RI bergantung pada perolehan suara partai politik di setiap dapil (daerah pemilihan)," katanya.

