Quick Count Charta Politika: Raih 2,92%, PSI Gagal Masuk DPR
JAKARTA, investortrust.id - Hasil hitung cepat atau Quick count Pemilu 2024 yang dilakukan Charta Politika Indonesia memprediksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal masuk DPR. Hal ini lantaran PSI tak memenuhi syarat ambang batas parlemen parliamentary threshold sebesar 4%.
Berdasarkan hasil quick count Charta Politika, PSI hanya meraih 2,92%. Selain PSI terdapat sejumlah partai lainnya yang diprediksi gagal lolos ke Senayan. Partai-partai itu, yakni Partai Buruh, Partai Gelora, PKN, Partai Hanura, Partai Garuda, PBB, PSI, Partai Perindo, dan Partai Ummat.
"Untuk Partai Buruh, Gelora, PKN, Hanura, Garuda, PBB, PSI, Perindo, dan Ummat diprediksi tidak lolos PT (parliamentary threshold)," kata peneliti Charta Politika, Ardha Ranadireksa dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).
Baca Juga
Berdasarkan hasil quick count Charta Politika, PKB, Gerindra, PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PAN, dan Partai Demokrat memenuhi parliamentary threshold sebesar 4%. Dengan demikian, kedelapan partai itu dapat menempatkan caleg mereka di DPR.
Charta Politika Indonesia memprediksi PDIP meraih kursi DPR terbanyak. Meski demikian, perolehan kursi PDIP di DPR hasil Pemilu 2024 berkurang dibanding periode 2019-2024.
Quick count Charta Politik menunjukkan PKB meraih 10,47%, Partai Gerindra 13,47%, PDIP (16,11%), Partai Golkar (14,42%), Partai Nasdem (9,37%), Partai Buruh (0,67%), Partai Gelora (0,98), PKS (8,78%), PKN (0,39), Hanura (0,86%), Garuda (0,43), PAN (7%), PBB (0,54%), Partai Demokrat (7,62%), PSI (2,92%), Perindo (1,49%), PPP (3,96%), dan Partai Ummat (0,54%).
"Sementara PPP dikategorikan berpotensi lolos parliamentary threshold," kata Ardh.
Baca Juga
Dari quick count tersebut, Charta Politika memprediksi PDIP meraih kursi DPR terbanyak, yakni sekitar 103-114 kursi. Meski meraih kursi terbanyak, perolehn kursi PDIP turun dibanding hasil Pemilu 2019 lalu. Saat itu, PDIP meraih 128 kursi. Di posisi kedua terdapat Partai Golkar yang diprediksi meraih 94 kursi hingga 105 kursi disusul Partai Gerindra (82-96 kursi). Selanjutnya, PKB diperkirakan meraih 65-75 kursi DPR, Partai Nasdem (57-70 kursi), PKS (44,60 kursi), Partai Demokrat (42-55 kursi), dan PAN (40-50 kursi). Sementara, PPP jika lolos Senayan diprediksi mendapat 0 hingga 15 kursi DPR.
"Prediksi raihan jumlah kursi di DPR RI bergantung pada perolehan suara partai politik di setiap dapil (daerah pemilihan)," katanya.
Charta Politika melakukan 38 provinsi dengan menggunakan sampel sebanyak 2.000 TPS. Proses sampling dilakukan secara acak menggunakan metode stratified cluster sampling, dengan margin of error sebesar +/- 1 persen dengan tingkat kepercayaan 99%.

