Contraflow diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 Tol Japek
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Marga Transjawa Tol memperpanjang kebijakan lawan arah atau contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Japek arah Cikampek. Contraflow yang sebelumnya diberlakukan dari KM 55 hingga KM 65 diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keterangan di Jakarta, Rabu, mengatakan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut guna mengurai peningkatan volume kendaraan pada periode Hari Raya Idulfitri 1445 H yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
"Atas diskresi dari pihak kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol melakukan rekayasa lalu lintas kendaraan arah Cikampek," kata Ria Marlinda dikutip dari Antara.
Baca Juga
Ia mengatakan sebelumnya pada pukul 13.45 WIB diberlakukan contraflow satu lajur KM 55 sampai dengan KM 65 arah Cikampek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kemudian rekayasa lalin contraflow satu lajur itu diperpanjang pada pukul 15.00 WIB menjadi dari KM 47 hingga KM 65 arah Cikampek.
Selain itu, Jasa Marga Transjawa Tol mengimbau seluruh pengguna jalan tol supaya berhati-hati dalam mudik, dengan cara memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan, serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area.
Pengguna jalan tol juga dapat memperbarui informasi perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy 4.2 serta menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini.
Baca Juga
Menhub Sebut Contraflow dan One Way demi Kelancaran Arus Mudik dan Balik
Sebelumnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.368.243 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 hingga H-1 Lebaran 2024 atau pada 3 April sampai dengan 9 April 2024.
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans-Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

