Bobby Nasution Hadiri Acara Calon Kepala Daerah Golkar, Jadi Kader?
JAKARTA, investortrust.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri acara pengarahan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto kepada ribuan calon kepala daerah seluruh Indonesia di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (6/4/2024). Bobby yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tampak mengenakan batik berwarna kuning yang identik dengan Partai Golkar.
Bobby tak menjawab tegas saat ditanya sudah menjadi kader Partai Golkar.
"Insyaallah," kata Bobby.
Baca Juga
Partai Golkar Kumpulkan Calon Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Ada Bobby Nasution
Meski demikian, Bobby mengakui hadir di kantor DPP Partai Golkar untuk mendengar arahan Airlangga Hartarto kepada ribuan calon kepala daerah.
"Kita ikuti ini saja dulu, ikuti arahan. Yang pasti tadi disampaikan Bapak Ketum Golkar Pak Airlangga kiat-kiatnya apa yang perlu disiapkan," ujarnya.
Mantan kader PDIP itu mengaku saat ini belum memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Golkar.
"Insyaallah. Sejauh ini belum ya. Batiknya dulu hari ini," ucap Bobby.
Diberitakan, DPP Partai Golkar mengumpulkan seribuan bakal calon kepala daerah dari seluruh Indonesia, Sabtu (6/4/2024). Tampak sejumlah tokoh turut hadir. Salah satunya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Selain Bobby, tampak pula Atalia Praratya yang merupakan istri mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani.
Airlangga mengatakan, terdapat 1.164 calon gubernur, wali kota, dan bupati yang hadir dalam pengarahan pada hari ini. Ribuan calon kepala daerah itu sebelumnya telah mendapat surat penugasan dari DPP Partai Golkar untuk bertarung di Pilkada 2024.
"Agenda hari ini pertemuan dengan calon-calon kepala daerah, yang telah mendapatkan surat penugasan," kata Airlangga Hartarto.
Airlangga sempat merespons saat disinggung mengenai status Bobby. Airlangga mengatakan, pihaknya akan segera memutuskan Bobby menjadi kader atau tidak.
"Akan pada saat nanti kita beri atau diputuskan akan menjadi kader," katanya.
Baca Juga
Dalam pertemuan ini, DPP Partai Golkar menjelaskan tahapan dan jadwal yang akan dilakukan untuk calon menjaring kepala daerah yang berlaga di Pilkada 2024 pada 27 November 2024 mendatang. Termasuk mengenai pelibatan lembaga survei.
"Selanjutnya Partai Golkar memberi penugasan kepada seluruh calon kepala daerah untuk melakukan sosialisasi di masyarakat. Evaluasi pertama di bulan Mei, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi-evaluasi berikutnya. Tentu juga dibahas dengan kesiapan saksi-saksi nantinya," kata Airlangga.
Airlangga menjelaskan, hanya ada satu nama atau maksimal dua nama di satu daerah yang mendapat penugasan dari Partai Golkar. Nantinya, terdapat tiga kali survei, yakni pada Mei, Juli, dan Agustus untuk mengerucutkan nama yang bakal diusung Partai Golkar.
"Kemudian juga kebijakan Partai Golkar tadi kami sampaikan bahwa Partai Golkar tidak menggunakan mahar. Kedua, Partai Golkar menyatakan bahwa koalisi di daerah masing-masing, prioritas pertama tentu Koalisi Indonesia Maju. Namun juga ada kerja sama partai tergantung dari capaian partai pada pemilu kemarin untuk berkoalisi," katanya.

