Masih Ingat Peristiwa Kecelakaan KA Argosemeru? Ini Kronologinya
JAKARTA, investortrust.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis beberapa temuan hasil investigasi lapangan di KM 520+4 jalur hilir petak jalan Sentolo-Wates, Daop 6 Yogyakarta, beberapa waktu silam.
Plt Kasubkom IK Perkeretaapian KNKT, Gusnaedi Rachmanas mengungkapkan,KNKT menemukan adanya rel bergelombang (buckling) di jalur hilir KM 520+4 petak jalan tersebut.
“Pada pukul 12.14 WIB, 17 Oktober 2023, ada laporan dari Kaur UPT Resor Jalan Rel 6.3 Wates yang melakukan penugasan Lokride di KA 5 (Argo Wilis) kepada Kepala (Ka) UPT Resor Jalan 6.3 Wates bahwa terdapat rel bergelombang di jalur hilir KM 520+4 petak jalan Sentolo–Wates,” papar Gusnaedi di Aula KNKT, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).
Baca Juga
Pukul 12.46 WIB, Pusat kendali mendapatkan informasi dari Ka UPT Resor Jalan 6.3 Wates bahwa lokasi aman untuk dilalui dan informasi ini diteruskan ke masinis KA PLB 571A bahwa kecepatan di jalur hilir KM 520+4 masuk kategori normal.
Gusnaedi menambahkan, pada pukul 12.54 WIB ada informasi goyangan keras pada jalur hilir itu.
“Saat KA 571A melewati jalur hilir tersebut, masinis merasakan ada goyangan keras. Kemudian informasi tersebut diteruskan ke Ka UPT Resor Jalan 6.3 Wates,” tutur Gusnaedi, yang akrab dipanggil Edi.
Baca Juga
Terjadi Sejumlah Kecelakaan KA, Menhub Tekankan Aspek Keselamatan Perkeretaapian
Pukul 13.03 WIB, KA Argosemeru mendapatkan informasi kembali mengenai goyangan keras tersebut dari Pusat Kendali Daop 6 Yogyakarta. Lalu, pada pukul 13.15 WIB, KA Argosemeru mengalamio anjlok di jalur hilir KM 520+4 petak jalan Sentolo-Wates.
“Pukul 13.15 WIB, KA 17 mengalami anjlok di jalur hilir KM 520+4 petak jalan Sentolo – Wates. Selanjutnya pada pukul 13.16 WIB, dari arah berlawanan ada KA Argo Wilis yang sedang melintas di jalur hulu menuju Stasiun Sentolo, sehingga KA Argo Wilis menabrak KA Argosemeru yang telah anjlok di petak jalan tersebut,” papar Gusnaedi.
