Cak Imin dan Mahfud Kompak Soroti Tingginya Permasalahan dan Konflik Agraria
JAKARTA, Investortrust.id – Calon wakil presiden nomor urut 01 Muhaimin Iskandar dan dari nomor urut 03 Mahfud MD, kompak menyoroti bencana ekologi serta meningkatnya konflik agaria.
Hal ini disampaikan keduanya pada saat Cak Imin, demikian julukan akrab Muhaimin Iskandar, diberikan kesempatan untuk mengajukan peratnyaan ke cawapres nomor urut 03.
“Kita saksikan hari ini, Sembilan tahun terakhir ini, kerusakan iklim lingkungan hidup yang menghawatirkan, kemudian bencana ekologis, banjir, longsor dan berbagai keadaan sulit terjadi. Ini bukan main-main, ini serius,” ujar Cak Imin.
“Gimana Pak Mahfud, karena itu saya ingin menyampaikan data-data penting di catatan saya, konflik agraria semakin banyak dan tidak diatasi. petani kita semakin kurang memiliki hak atas akses lahan, bahkan banyak, masih 17 juta yang memiliki lahan di bawah setengah hectare. Ini bukan menakut-nakuti ini fakta,” imbuhnya.
“Bagaimana menurut Pak Mahfud apakah ini kesalahan visi atau kepemimpinan,” tanyanya kepada Mahfud MD.
Berikutnya dijawab oleh Mahfud, bahwa apa yang disampaikan oleh Cak Imin telah disuarakan olehnya saat Opening Speech dimulainya Debat Keempat Calon Wakil Presiden yang digelar Minggu (21/1/2024) di Gedung JCC, Jakarta.
Disampaikan Mahfud, saat ini Kantor Kemenpolhukam saja telah menerima aduan sebanyak 2.587 terkait konflik agrarian. Belum termasuk yang diterima oleh Kepolisian hingga Badan Pertanahan Nasional. “Artinya data itu saya benarkan, dan sudah saya katakan lebih dulu, sejak tadi. persoalannya sekarang bagaimana kita mau menyelesaikan itu,” ujarnya.
Mengomentari jawaban dari Mahfud, Cak Imin menyampaikan bahwa banyaknya masalah yang muncul adalah akibat terkendala terlaksananya reformasi agrarian, yang diakibatkan salah satunya oleh birokrasi dan kesungguhan politik yang rendah.
“Di bawah Presiden harus ada satu lembaga yang bisa mengelola reforma agraria dengan sangat sungguh-sungguh, tidak dibiarkan terus-menerus,” tutur Muhaimin.

