OIKN Gandeng Kampus Gelar Transportasi Ramah Lingkungan IKN
JAKARTA, Investortrust.id – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) akan memiliki transportasi publik yang berbasis green and smart, dengan menggandeng Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Disampaikan Chief Urban Mobility IKN, Resdiansyah, Otorita IKN (OIKN) bekerja sama dengan mahasiswa program studi desain produk UPJ untuk membuat mock-up atau rancangan awal dari transportasi publik IKN. Mock-up ini meliputi jalur khusus untuk transportasi publik, jalur sepeda, dan jalur micro mobility.
“Dia (micro mobility) adalah first and last mile connectivity. Jadi, dari apartemen kemudian ke halte itu hanya 10 menit, lalu naik autonomous bus. Bagi orang-orang yang tidak mampu atau kuat berjalan kaki, mereka bisa menggunakan scooter listrik dan ini disediakan di IKN, beserta tempat charge-nya, siapapun bisa pakai, tinggal scan QR Code,” ujar Resdiansyah di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2024).
Menurut Rsdiansyah, skuter listrik yang disediakan tersebut pun merupakan salah satu perangkat personal mobility yang bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam lift di ruang perkantoran.
Dalam kesempatan tersebut Resdiansyah menampilkan prototype autonomus bus yang bergerak secara on-demand. “Ini adalah prototype untuk shuttle autonomus yang bergerak secara on-demand. Kalau sekarang itu kan per trayek, kalau ini tidak… Dia (Trans Nusantara/autonomous bus) akan mampir ke halte-halte yang penuh dengan passenger secara otomatis,” tambahnya.
Resdiansyah juga menegaskan, konsep transportasi publik di IKN ini masih dalam tahap proof of concept (POC) atau uji coba, dan belum komersial. Pihaknya masih menunggu regulasi dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan instansi terkait lainnya.
“Penerapannya tidak di tahun ini, jadi di tahun ini kita baru akan mengadakan proof of concept yang dilakukan oleh kedeputian transformasi hijau dan digital. Sedangkan, kami (kedeputian sarana dan prasarana) menyediakan sarana dan prasarananya bersama Kementerian PUPR. Jadi, ini adalah konsep green, sustainable and connected,” jelasnya.
Baca Juga
OIKN: Investasi IKN Pasca Groundbreaking ke-4 Capai Rp83,4 triliun
Resdiansyah menambahkan, mock-up ini adalah desain dan proposal dari mahasiswa UPJ kepada OIKN, dan belum fixed 100%. Pihaknya akan mengelola sarana dan prasarana transportasi IKN setelah serah terima jalan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dari PUPR kepada OIKN.
“Nantinya kami akan mengelola itu menjadi satu master plan induk transportasi IKN. Jadi, ini belum fix 100% (digunakan) karena masih mock-up, tapi konsep micro mobility-nya sudah firmed,” tandasnya.
Perlu diketahui, salah satu mahasiswi program studi desain produk UPJ yang terlibat dalam pembuatan mock-up ini adalah Kamila Salsabila (21). Ia mengaku bangga bisa berkontribusi dalam pembangunan IKN.
“Studi untuk membuat mock-up ini selama 1 semester (6 bulan), jadi mulai dari semester 7 sampai semester 8. Kalau untuk desainnya itu kita ambil dari konsep IKN yang warnanya gold. Kita ambil warna black and gold karena memberikan impresi yang elegan dan eksklusif. Lalu, motif alur garis trayek ini diambil pula dari logo IKN, yang bermakna simbolis bagaikan budaya Indonesia yang universal dari barat hingga timur,” ungkap Kamila.
Kamila berharap, konsep transportasi publik IKN ini bisa menjadi perpaduan harmonis antara tradisi dan budaya Indonesia, serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, mewah, dan kebanggaan bagi masyarakat.
“Jadi, kami berharap dari semua konsep ini menjadi perpaduan harmonis antara tradisi dan budaya yang mana kami harapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, mewah, dan untuk kebanggaan yang intrusif,” imbuhnya. (CR-3)

