Mentan Minta Jajarannya Percepat Persiapan Masa Tanam
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta seluruh jajaran Kementerian Pertanian turun ke lapangan melakukan pendataan dan mempercepat persiapan kebutuhan masa tanam. Pasalnya, ia menyebut, Indonesia memiliki potensi lahan luar biasa untuk digarap.
"Salah satunya lahan perkebunan berpotensi menjadi cpcl (calon petani calon lokasi), optimalisasi percepatan produksi padi dan jagung. Jadi padi dan jagung disinergikan dengan komoditas perkebunan. Fokus utama kita saat ini adalah meningkatkan produktivitas dan Indeks Pertanaman (IP) dengan lebih mudah," ucapnya, Senin (13/11/2023).
Baca Juga
Ajak Produsen Benih Maraton Kejar Masa Tanam Jagung, Mentan: Jangan Coba-coba Minta ‘Fee’
Demi mengakselerasi peningkatan luas tanam dan produksi padi dan jagung untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota, Kementerian Pertanian sigap mengidentifikasi calon pertani dan calon lahan (CPCL) agar tercapai target secara tepat guna.
"Saya harap kita bisa jaga komitmen tingkatkan produksi padi dan jagung di tahun 2024 guna menambah jumlah produksi komoditas pertanian Indonesia," terangnya.
Baca Juga
10 Juta Ha Lahan Rawa Bisa Akselerasi Produksi Padi dan Jagung
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan turut berkontribusi aktif mendukung dan bertugas mengawal Luas Tambah Tanam (LTT) padi dan jagung di Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Utara, Riau, Gorontalo, dan Maluku.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal PerkebunanAndi Nur Alam Syah mengungkapkan, akhir tahun ini harus dicapai target untuk percepatan peningkatan luas lahan dan produksi jagung dan padi.
"Proses administrasi harus selalu dikawal, jangan sampai ada kesalahan, dan pastikan kesesuaian petani dan lahan terdata serta diidentifikasi dengan baik dan akurat, sehingga target dapat tercapai secara tepat guna," ujar Andi Nur. (CR-9)

