Targetkan Terpasang 2026, Menteri KKP Harap Progres Ocean Big Data Akhir Tahun Capai 30%
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan teknologi yang mengawasi dan memantau kondisi kelautan Indonesia atau ocean big data akan terpasang keseluruhan pada 2026 mendatang. Namun mulai dikerjakan pada tahun ini.
"Saya kira mudah-mudahan akhir tahun ini sudah 30-40% gitu ya. Akhir 2026 Indonesian ocean big data, harusnya sudah ter-install," ucap Trenggono di Gedung KKP, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2024).
Trenggono menjelaskan bahwa ocean big data ini akan berfungsi untuk melihat bagaimana kondisi kelautan di Indonesia. Di antaranya adalah mengetahui populasi ikan, mana yang akan terancam punah dan masih stabil, sehingga data yang dilaporkan dapat akurat.
"Nah semuanya itu dijalankan, diimplementasi oleh kepala Kapusdatin kita sebagai hub gitu ya, dan itu dijalankan di seluruh masing-masing ditjen, tapi pusatnya di Kapusdatin," terangnya.
Baca Juga
Nilai Tukar Nelayan 105,40, Menteri KKP: Nelayan Masih Miskin
Mantan Wakil Menteri Pertahanan ini pun menyebutkan pihaknya akan membangun nano satelit yang berguna untuk mendukung infrastruktur ocean big data. Di dalamnya akan terdapat drone underwater, hingga sensoring untuk mengawasi pergerakan kapal dan ruang laut.
"Kita install di seluruh kawasan-kawasan konservasi untuk kemudian bisa memberikan informasi secara efektif, tepat waktu terhadap hal-hal yang terjadi penyimpangan-penyimpangan di wilayah tersebut," ungkap Trenggono.
"Misalnya daerah hutan mangrove ditebang atau misalnya diterjang badai, kena bencana alam, apapun itu bisa kita deteksi. Nah itu ke depan seperti itu," tandasnya.

