Bawaslu Masih Cari Pengawas Pemilu yang Hilang di Papua Tengah
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih mencari seorang panitia pengawas pemilu (panwaslu) distrik yang hilang di Papua Tengah. Anggota Bawaslu Herwyn J H Malonda mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada 11 Februari lalu.
"Kita berharap ditemukan panwas distrik yang satu orang, yang masih dicari, karena dia hilang di sela-sela melaksanakan tugas," kata Herwyn dikutip dari Antara, Selasa (27/2/2024).
Baca Juga
Herwyn berharap proses rekapitulasi dan tahapan pemilu lainnya dapat berjalan dengan baik. Hal ini mengingat proses rekapitulasi cukup berat karena tidak hanya membutuhkan tenaga, tetapi juga psikologis.
"Menghadapi persoalan-persoalan yang ada butuh tenaga ekstra, butuh psikis yang kuat, supaya nantinya bisa melewati semuanya ini," tuturnya.
Untuk itu, Herwyn berharap tidak ada lagi musibah yang menimpa jajaran penyelenggara pemilu, terutama hingga rampungnya proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 pada 20 Maret 2024.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi musibah yang dialami oleh seluruh jajaran penyelenggara pemilu, dan terutama kami berharap jajaran kami, pengawas pemilu bisa dikuatkan menghadapi tugas-tugas yang berat pada saat ini," ujarnya.
Baca Juga
Bawaslu Belum Bisa Ambil Tindakan soal Persiapan Pilkada DKI Jakarta 2024
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan ada laporan panitia pengawas pemilu yang hilang di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
"Sampai sekarang lagi dicari. Panwas kecamatan di Kabupaten Mimika belum ketahuan semenjak dua hari yang lalu menghilang di hutan katanya. Sekarang lagi dicari oleh tim SAR, dan juga oleh Bawaslu dan kepolisian setempat," ujar Bagja di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (23/2/2024).

