Pembangunan Sabo Dam Sungai Krasak Rampung, Habiskan Dana Rp 29,9 Miliar
MAGELANG, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan Pembangunan proyek sumber daya air di Kabupaten Magelang, yaitu Sabo Dam Sungai Krasak.
Proyek yang berada di Kecamatan Salam, Magelang ini dibangun dengan anggaran senilai Rp 29,9 miliar sebagai pengendali sedimen Sungai Krasak yang berasal dari erupsi Gunung Merapi.
''Sarana dan prasarana sumberdaya air seperti embung yang dibangun untuk menjawab berbagai isu terkait ketahanan air dan kedaulatan pangan,'' kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, Selasa (23/01/2024).
Baca Juga
PUPR Rampungkan Proyek Embung Gumelem di Magelang, Ini Fungsinya
Pembangunan Sabo Dam dimulai sejak Februari 2023 sampai dengan Desember 2023 dengan anggaran Rp29,9 miliar. Pekerjaan Dam di bawah tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak dengan kontraktor pelaksana PT Mandiri Agung Pribadi.
Perlu diketahui, Sabo Dam Krasak dibangun 2 titik bertingkat di tengah bendung dengan cakupan 0,9 hektare. Sehingga, Dam ini dapat mengalirkan air sekaligus membendung sedimen atau endapan material vulkanik.
Baca Juga
Menteri PUPR Targetkan Jalan Tol IKN Tahap 1 Tuntas Juli 2024
''Apabila bendungan tidak mampu menahan semua aliran debris, maka akan dilewatkan melalui bagian atas (overtopping). Sehingga, dapat meminimalisir risiko bencana banjir lahar di hilir,'' jelas Menteri Basuki.
Selain itu, Sabo Dam Krasak juga dimanfaatkan sebagai kawasan pariwisata Magelang, bahkan saat ini sudah ada fasilitas food court dan area mini soccer.

