Indo Barometer Sebut Pilpres 2024 Berpotensi Satu Putaran
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menyebut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berpotensi digelar satu putaran. Hal itu disampaikan Qodari dalam diskusi "Adu Gagasan Cari Dukungan" yang digelar di Pappete Cafe, Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
"Kalau bicara survei, potensi itu ada," kata Qodari.
Baca Juga
Singgung Pilpres 2024, Jokowi: Kalau Pertarungan Perasaan Repot Kita
Qodari mengatakan Pilpres 2024 berpotensi digelar satu putaran karena melihat hasil survei belakangan ini. Dikatakan, elektabilitas bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengalami tren meningkat. Hasil survei Indo Barometer terakhir menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 34% selisih sekitar 8% dibanding pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Kalau bicara survei Indo Barometer pada akhir Oktober 2023, pasangan Prabowo-Gibran itu 34%, Ganjar-Mahfud 26%, dan Anies-Muhaimin sekitar 19%. 20% sisanya belum memutuskan," kata dia.
Qodari menyebut jika 20% pemilih yang belum memutuskan pilihan didistribusikan secara merata, Prabowo-Gibran mencatatkan angka 43%. Sementara itu pasangan Ganjar-Mahfud 33% dan pasangan Anies-Muhaimin sebesar 23%.
"Artinya Prabowo-Gibran butuh 8% lagi untuk tembus 50% suara," ujar dia.
Menurut Qodari ada dua faktor mengapa suara Prabowo-Gibran mengungguli dua pasangan lainnya. Salah satunya karena migrasi suara pemilih Jokowi.
"Selain itu ada tambahan suara Prabowo-Gibran dari kalangan milenial," ujar dia.
Baca Juga
Pilpres 2024 Ternyata Hanya Mampu Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Level Segini...
Meski Pilpres 2024 berpotensi digelar satu putaran, Qodari meminta semua pihak mencermati kondisi tiga bulan mendatang.
"Kita perlu melihat kampanye dan isu (masing-masing calon) tiga bulan mendatang seperti apa," kata dia. (CR-7)

