Survei Indikator Politik: Prabowo-Gibran Tembus 56,2% di Jawa Timur
JAKARTA, investortrust.id - Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres di Jawa Timur (Jatim). Hasilnya, capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dari dua pesaingnya.
Di provinsi dengan pemilih terbanyak itu, Prabowo-Gibran meraih elektabilitas 56,2% disusul capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan 19,9%, dan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meraih 15,7%.
"Ini simulasi surat suara. Jadi kita kasih surat suara persis seperti surat suara yang akan dihadapi pemilih di hari-H nanti, lagi-lagi konsisten Pak Prabowo jadi 56,2%. Kemudian Anies-Muhaimin 15,7%. Kemudian Ganjar-Mahfud 19,9%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga
Survei Point Indonesia: Prabowo-Gibran 52,9%, Bisa Menang Satu Putaran
Dalam survei itu terdapat 5,2% responden yang tidak menjawab atau tidak tahu.
Tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur tidak terlepas dari tingkat kepuasan masyarakat di wilayah tersebut terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masyarakat Jawa Timur yang merupakan basis Nahdlatul Ulama (NU) cenderung lebih tinggi memberikan apresiasi terhadap kinerja Presiden Joko Widodo. Paling tidak dalam setahun terakhir (sejak Desember 2022), tingkat kepuasan atas kinerja Presiden Joko Widodo selalu lebih tinggi dari rata-rata warga nasional.
Dalam survei terakhir, lebih dari 80% warga Jawa Timur cukup atas sangat puas atas kinerja Presiden Jokowi di hampir setiap segmen demografi dan wilayah.
"Selain itu, warga NU juga merupakan pendukung utama pasangan capres-cawapres yang dipersepsikan merupakan pasangan yang lebih didukung dan akan dipilih oleh Presiden Joko Widodo, yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan terutama dari kelompok yang aktif sebagai anggota organisasi NU," katanya.
Untuk itu, Prabowo-Gibran dapat mempertahankan dominasinya pada hari pemungutan suara di Jawa Timur jika simpul-simpul utama warga NU masih bisa setia kepada Jokowi.
"Tetapi jika simpul-simpul tersebut tidak bisa dijaga, kemungkinan basisnya akan menyusut signifikan, dan sejauh ini yang tampak potensial menarik insentif tersebut adalah pasangan Anies-Muhaimin. Basis Anies-Muhaimin juga tampak berasal dari kelompok yang lebih militan, lebih sering melakukan persuasi terhadap orang lain baik secara langsung maupun melalui media sosial," katanya.
Baca Juga
Survei LSI Denny JA: Prabowo-Gibran Tembus 50,7%, Pilpres 2024 Satu Putaran Makin Dekat
Survei ini dilakukan Indikator Politik pada 14-19 Januari 2024 terhadap 810 responden yang merupakan warga Jawa Timur. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ±3.5% pada tingkat kepercayaan 95%. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

