Bagi-bagi Sertifikat Tanah, Jokowi Beri PR ke Calon Presiden Baru
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada calon presiden Republik Indonesia saat membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024).
Jokowi mengungkapkan, pada saat dirinya baru menjabat sebagai Presiden Indonesia, tepatnya di tahun 2015, ia menemukan 126 juta lahan yang harusnya bersertifikat, baru 46 juta yang bersertifikat.
“Inilah kenapa banyak terjadi sengketa lahan. Saat itu saya cek di BPN (Badan Pertanahan Nasional), setahun berapa sih mengeluarkan sertifikat? hanya 500 ribu. Padahal yang belum bersertifikat ada 80 juta,” kata Jokowi, disadur dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/1/2024).
Untuk itu, Jokowi langsung membuat program agar tanah-tanah tersebut bisa bersertifikat semua. Disebutkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, sekarang BPN per tahunnya menerbitkan 10 juta sertifikat tanah.
“Pada akhir tahun kemarin sudah 101 juta sertifikat tanah yang diberikan dari Sabang sampai Merauke. Perkiraan saya kemarin kalau gak ada Covid-19, seharusnya bisa rampung. Tapi karena ada Covid-19, jadi mundur,” ujar Jokowi.
Jokowi memperkirakan programnya ini baru akan selesai pada 2025 mendatang. Sementara, masa jabatan Jokowi sebagai Presiden Indonesia akan berakhir di tahun 2024. Ia pun meminta kepada calon presiden baru untuk menuntaskan program tersebut.
“Tahun 2025 mungkin selesai semuanya di seluruh Tanah Air. Yang menyelesaikan biar presiden baru. Hanya kurang sedikit,” papar Jokowi.
Pada kunjungannya ke Cilacap, Jawa Tengah ini, Jokowi total membagikan 2.000 sertifikat tanah. Sebanyak 1.122 di antaranya adalah sertifikat PTSL. Sementara itu, 878 sisanya merupakan sertifikat tanah timbul.

