Bagikan 2.000 Sertifikat Tanah di Jawa Tengah, Jokowi: Jangan Disekolahkan untuk Nyicil Mobil
CILACAP, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 2.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2023). Jokowi pun berpesan kepada masyarakat tidak menyekolahkan alias menggadaikan sertifikat tanah tersebut untuk mencicil mobil.
Jokowi sejatinya tidak melarang masyarakat untuk menggadaikan sertifikat tersebut. Hanya saja, Jokowi mengingatkan masyarakat untuk menghitung dengan baik sebelum mengambil cicilan. Jokowi tak ingin masyarakat kehilangan sertifikat karena tak bisa bayar cicilan.
“Jangan karena tanahnya 5000 meter, diagunkan dapat Rp 500 juta, buat beli mobil. Nah ini, enam bulan berikutnya enggak bisa nyicil mobil, enggak bisa nyicil bank. Mobilnya ditarik, tanahnya juga disita oleh bank,” ujar Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga
4 Terminal yang Baru Saja Diresmikan Jokowi Usung Konsep Mix Use hingga Green Building
Ketimbang mengambil cicilan mobil atau membeli barang-barang mewah lainnya, Jokowi akan lebih setuju jika masyarakat menggadaikan sertifikat tanah tersebut untuk modal usaha.
“Saya titip, kalau dapat pinjaman dari bank itu, semuanya dipakai modal usaha, semuanya dipakai untuk modal kerja. Jangan sampai ada yang dibelikan mobil dan lain-lain barang-barang kemewahan,” pesan Jokowi kepada masyarakat.
Baca Juga
Dari 2.000 sertifikat tanah yang dibagikan Jokowi tersebut, sebanyak 1.122 di antaranya adalah sertifikat hasil program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Sementara itu, 878 sertifikat lainnya merupakan sertifikat tanah timbul. Jokowi pun mengingatkan betapa pentingnya memiliki sertifikat tanah.
“Sertifikat ini adalah tanda bukti hak atas tanah yang kita miliki. Bapak/ibu kalau punya lahan lalu diklaim orang, bapak/ibu gak punya ini (sertifikat tanah), bapak/ibu gak bisa apa-apa. Di pengadilan pasti kalah,” tegas Jokowi.

